Gubernur Kepri Kena OTT KPK, Kemendagri: Jauhi Area Rawan Korupsi!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 11 Jul 2019 08:37 WIB
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun (Foto: Facebook Humas dan Dokumentasi Pemprov Kepri)
Jakarta - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (10/7/2019) malam. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau kepala daerah agar menjauhi area rawan korupsi.

"Kita tidak pernah bosan mengingatkan dan mengimbau untuk segera jauhi area rawan korupsi," kata Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, saat dihubungi pada Rabu (10/7) malam.

Akmal mengaku prihatin atas kasus yang menjerat Gubernur Kepri itu. Ia berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi kepala daerah lain.

"Pastinya kita prihatin, semoga ini menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya untuk segera menjauhi area rawan korupsi," kata dia.


KPK melakukan OTT terhadap Gubernur Kepri pada Rabu malam. KPK menyebut OTT terkait izin lokasi reklamasi.

"Terkait izin lokasi rencana reklamasi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Ada enam orang yang ditangkap. Namun Febri belum menjelaskan identitas keenam orang itu. Pihak yang ditangkap kemudian dibawa ke Polres Tanjungpinang.



Simak Video "Gubernur Kepri Terjaring OTT KPK"

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Momen 7 Orang yang Terjaring OTT di Langkat Tiba di KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(lir/gbr)