Baiq Nuril akan Ajukan Amnesti ke Jokowi, Moeldoko: Ada Prosesnya

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 08 Jul 2019 20:37 WIB
Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Baiq Nuril Maknun berencana mengajukan permohonan amnesti kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mencari keadilan. Pihak Istana menyebut DPR akan memberikan pertimbangan kepada Jokowi.

"Bisa dilanjutkan itu, nanti kan ada prosesnya. DPR juga akan memberikan pertimbangan kepada Presiden," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).

Sebelum mengajukan amnesti, Baiq Nuril mengajukan upaya hukum luar biasa, yakni peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA), namun ditolak. MA tetap menghukum Baiq Nuril sebagaimana vonis kasasi, yakni pidana penjara selama 6 bulan dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Setelah PK ditolak, Baiq Nuril langsung bertemu dengan Menkum HAM Yasonna Laoly. Yasonna pun mengumpulkan pakar hukum untuk membahas opsi amnesti bagi Baiq Nuril.

Moeldoko menyebut ada kemungkinan Jokowi memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. "Oh bisa, mungkin," kata Moeldoko.

Pada kasus ini, Baiq Nuril dihukum karena merekam pembicaraan mesum kepala sekolah. Pada 2015, rekaman itu beredar luas di masyarakat Mataram dan membuat Kepsek M geram. Kepsek lalu melaporkan Nuril ke polisi karena merekam dan menyebar rekaman tersebut.

MA menegaskan kesalahan Baiq Nuril telah nyata, yaitu melakukan perekaman ilegal dan menyebarluaskan rekaman itu. Rekaman menggunakan HP itu disimpan oleh Baiq Nuril.



Simak Juga 'Ini Alasan MA Tolak PK Baiq Nuril':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Organisasi Sayap Partai Demokrat Kompak Tolak KLB"
[Gambas:Video 20detik]
(dkp/gbr)