Polda Kesulitan Dana Operasional
Jumat, 14 Okt 2005 13:57 WIB
Jakarta - Di tengah meningkatnya kejahatan termasuk terorisme, ada pengakuan menyedihkan dari Polda Metro Jaya. Kepolisian di wilayah Jakarta ini mengaku kesulitan dana untuk membiayai operasinya. Waduh!"Saat ini dana operasional yang dimiliki kepolisian memang sangat minim. Tidak hanya Kapolda, Kapolri juga sudah mengetahui hal ini," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani kepada wartawan saat dicegat usai salat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (14/10/2005). Menyiasati kesulitan itu, Kapolda dan para Kapolres terpaksa membuat inovasi sistem operasional dengan menyesuaikan dana yang dimiliki. Polisi tidak lagi menggelar patroli di semua wilayah, tapi hanya melakukan patroli di titik-titik yang rawan. Demikian pula razia hanya digelar jika mendapatkan informasi intelijen yang matang. Meski mengurangi jumlah patroli dan razia, Firman menegaskan secara kualitas tindakan Polda tetap harus menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolda kemudian meminta anggota kepolisian memahami kesulitan dana tersebut. "Anggota harus melihat di sekelilingnya banyak pula PNS yang kesulitan di bidang ekonomi. Seharusnya aparat kepolisian sudah bersyukur menerima gaji, fasilitas dll," kata Firman.
(iy/)











































