Razia Warung Kelambu di Padang, Wartawan Disiram Air Cabe
Jumat, 14 Okt 2005 12:29 WIB
Padang - Razia terhadap warung kelambu, sebutan untuk warung makan yang buka siang hari selama bulan puasa di Kota Padang, diwarnai kericuhan. Razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang ini mendapat perlawanan dari pemilik warung, yang balik melempari Satpol PP dengan batu dan menyiram air cabe ke wartawan yang meliput razia. Insiden ini terjadi saat Satpol PP Kota Padang melakukan razia menindaklanjuti Perda Kota Padang yang melarang pedagang makanan menggelar dagangan di siang hari selama bulan puasa, Jumat (14/10/2005).Saat Satpol PP mendatangi sebuah warung makan yang buka di Jalan Hamka, Air Tawar Padang, dan meminta agar pemiliknya menghentikan aktivitasnya, pemilik warung seorang wanita berusia sekitar 45 tahun malah mencak-mencak. Ia balik marah-marah dan mengeluarkan kata-kata sumpah serapahnya."Kalian ini kayak orang yang nggak butuh makan saja. Baru jadi Satpol PP sudah sok. Awas kalian, aku ini istrinya tentara. Ayahku juga tentara. Kalo kalian ini hanya gembel yang dikasih fasilitas. Jangan sok lah kalian. Kalau perlu bawa Fauzi Bahar (Walikota Pdang) ke sini," teriaknya keras-keras.Sambil berteriak-teriak, pemilik warung ini melempari batu petugas Satpol PP. Wartawan televisi yang meliput razia ini seakan mendapat gambar yang menarik. Maka, beberapa kamerawan segera mendekati pemilik warung yang marah-marah untuk mengambil gambar dari jarak dekat.Karena didekati rombongan kamerawan, pemilik warung balik menyerang para wartawan. Beberapa ember air, termasuk air cabe dan air kotor ia siramkan ke arah wartawan. Beruntung siraman meleset, sehingga wartawan hanya nyaris terkena siraman saja.Akibat ulah pemilik warung ini, beberapa kamerawan memilih lari tunggang-langgang. Setelah itu, pemilik warung kembali melempari petugas Satpol PP dengan batu, dan para petugas Satpol PP akhirnya memilih lari terbirit-birit. Gagal-lah usaha menutup warung kelambu di Jalan Hamka ini.Gagal menutup satu warung, Satpol PP akhirnya melanjutkan razia ke tempat lainnya. Dalam pantauan detikcom, hampir semua warung makan di kota Padang pada siang hari tutup. Dari razia selama sekitar 3 jam, petugas hanya menemukan 2 warung kelambu yang buka. Salah satunya, langsung menutup usahanya.
(jon/)











































