Dipolisikan karena Sebar Hoax, Anggota DPRD Sulteng Ngaku Hanya Korban

Muhammad Qadri - detikNews
Sabtu, 06 Jul 2019 10:16 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock
Palu - Anggota DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) Yahdi Basma dilaporkan ke polisi oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola karena diduga menyebarkan kabar bohong atau hoax. Yahdi menyebut dirinya hanya jadi korban orang yang mengedit foto koran yang disebarnya.

"Justru saya adalah korban dari orang jahat yang mengedit foto itu dan saya akan dorong kasus ini agar bisa diungkap melalui Tim Cyber Polri," kata Yahdi, Sabtu (6/7/2019).



Foto yang dimaksud adalah halaman koran Mercusuar yang judulnya diedit seseorang menjadi 'Longki Djanggola Membiayai Aksi People Power di Sulteng'. Pemred Mercusuar Tasman Banto juga menegaskan headline itu merupakan hasil rekayasa seseorang dan bukan judul asli dari berita mereka.

Yahdi mengatakan dirinya tak mungkin menyebarkan hoax terhadap Longki. Dia mengatakan mengirim foto tersebut ke grup WhatsApp (WA) untuk mencari klarifikasi atau fakta sebenarnya soal berita tersebut.

"(Sebanyak) 98 orang hukum akan bantu saya untuk membuktikan kebenaran tersebut. Namun apa yang saya dilakukan dengan mem-forward berita hoax ke grup WA hanyalah upaya untuk mencari klarifikasi atas kebenaran berita tersebut, sebagaimana dilakukan oleh banyak pihak pada saat berita editan muncul," tutur Yahdi.



Yahdi pun menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Dia yakin polisi bekerja secara profesional.

Sebelumnya, Longki melaporkan anggota Yahdi Basma karena tidak terima dituduh sebagai pendana aksi people power di Sulteng. Longki mengatakan hoax tersebut tidak dapat diterima.

"Saya merasa sangat dilecehkan dan dihina. Awalnya ada tiga orang yang dilapor, tapi untuk laporan kali ini, saya minta kepolisian, Yahdi Basma harus diproses karena dia penyebab utama yang menyebar hoax di grup Facebook dan WhatsApp," kata Longki setelah diperiksa penyidik Ditkrimsus Polda Sulteng, Jumat (5/7).

Simak Video "Jokowi Lantik Rusdy-Ma'mun Jadi Gubernur-Wagub Sulteng"
[Gambas:Video 20detik]
(haf/haf)