Round-Up

Kisi-kisi Sosok Menteri Muda Jokowi di Periode Kedua

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 07:30 WIB
Presiden terpilih Jokowi tengah mempertimbangkan menteri muda masuk kabinet pemerintahannya di periode 2019-2024. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Joko Widodo (Jokowi) disebut melirik sosok menteri muda untuk membantu pemerintahannya di periode kedua (2019-2024). Kisi-kisi pun disampaikan oleh orang-orang di lingkaran koalisi Jokowi.

Isu ini kembali mengemuka saat wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin menyebut, ada menteri dari kalangan muda yang tengah disiapkan Jokowi. Ma'ruf menilai generasi muda yang memiliki kemampuan layak diikutsertakan dalam kabinet.

"Ini kan hak prerogatif presiden. Nanti jadi saya kira memang karena potensi milenial cukup besar, maka saya kira sudah wajar untuk direpresentasikan di dalam kabinet," ujar Ma'ruf di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) punya tafsir sendiri soal menteri muda itu. Muda, menurut PDIP, bisa saja secara sikap bekerja.

"Jadi yang disebut muda-milenial itu adalah muda dan juga mengenai sikap, mengenai apa yang dilakukan, mengenai kapasitas, kapabilitas, memang harus orang muda. Artinya apa, muda dalam bersikap, muda dalam bekerja," sebut Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).
Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga.Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga. (Foto: Ari Saputra)
Eriko meminta muda jangan hanya diartikan sebatas umur. Menurutnya, jika menteri muda hanya dipatok berdasarkan umur, itu kurang tepat.

"Muda itu berapa? 18? 17? Apakah 50 (tahun) bukan muda? Menurut WHO, umur 60 masih dikategorikan muda, 60-70 dewasa, 70 ke atas baru disebut lanjut usia. Jadi dalam hal ini, kita jangan mendeskripsikan bahwa yang muda itu harus berusia di bawah 30," jelas Eriko.
Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan sang presiden terpilih memang memberikan ruang bagi kalangan muda untuk menempati kursi menteri. Menurut PKB, Jokowi memperhatikan regenerasi kepemimpinan nasional.

"Kalau melihat dari beberapa pernyataan Pak Jokowi, memang bisa jadi kabinet mendatang akan banyak porsi anak-anak muda," kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Kamis (4/7).
Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding.Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. (Foto: dok.pribadi)
Karding menyatakan hal ini bisa jadi kesempatan bagi para kalangan muda ikut berkiprah dalam pemerintahan. Menurut dia, pengalaman sebagai menteri akan menguji kemampuan manajerial individu.

"Tentu ini suatu berita baik bagi generasi muda. Selain kaderisasi, juga peluang bagi mereka untuk menjadi tokoh nasional yang diuji kemampuan dan kapasitas manajerialnya," ucapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Demo Mahasiswa di Istana Bogor Dibubarkan Paksa Polisi"
[Gambas:Video 20detik]