Anjing yang Dibawa Masuk Masjid Mati, Polisi Fokus Usut Perbuatan SM

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 03 Jul 2019 16:44 WIB
Foto: Kapolres Bogor AKBP AM Dicky (Alfons/detikcom)
Jakarta - Polisi membenarkan bahwa anjing, yang dibawa SM (52) masuk ke Masjid Al Munawaroh, sudah mati. Kematian anjing itu sudah dicatat dalam berkas berkaitan dengan pembuktian. Meski demikian, polisi tetap bisa mengusut kasus SM karena ada bukti-bukti lain.

"Masalah anjing memang sudah ditemukan, kita temukan dalam keadaan sudah mati," kata Kapolres Bogor, AKBP Andi Dicky kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/7/2019).



Kematian anjing tersebut sudah tercatat dalam BAP. Polisi masih memiliki barang bukti lain di kasus ini, di antaranya alas kaki dan pakaian SM.

"Terhadap jasad binatang itu sudah kita lakukan pembuatan BAP sehingga nanti kita bisa manfaatkan sebagai barbuk, karena sebelumnya kita sudah sita beberapa barbuk yang digunakan tersangka SM seperti alas kaki, pakaian pada saat kejadian, itu sudah juga kita jadikan barbuk," ungkapnya.

Anjing yang Dibawa Masuk Masjid Mati, Polisi Fokus Usut Perbuatan SMFoto: Anjing masuk masjid di Bogor. (Screenshot video viral di Internet)


Polisi tidak mengurusi penyebab kematian anjing itu. Polisi fokus pada perbuatan SM.

"Ya sudahlah kita mengurus kasusnya saja. Kami memang menemukan (anjingnya) mati, tapi kan fokus pada perbuatan (pelaku)-nya saja," ujar Dicky.



Sebelumnya diberitakan anjing yang dibawa SM (52) masuk ke Masjid Jami Al Munawaroh, Sentul City, sempat dicari oleh petugas keamanan setempat. Anjing itu kemudian ditemukan sudah mati.

Kepala Divisi Keamanan Sentul City, Paulus Krisdiyanto, mengatakan pihaknya saat itu mencari anjing tersebut sejak Senin (1/7/2019). Peristiwa SM membawa anjing itu masuk ke masjid itu terjadi pada Minggu (30/6).



Simak Juga 'Anjing yang Masuk Masjid di Sentul Ditemukan Mati':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Wanita Bawa Anjing ke Masjid, Glenn Fredly: Serahkan ke Hukum"
[Gambas:Video 20detik]
(imk/fjp)