detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 14:56 WIB

Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid, MUI Tak Yakin Pelakunya Orang Waras

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid, MUI Tak Yakin Pelakunya Orang Waras Yunahar Ilyas (kedua dari kanan). (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Kasus perempuan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membawa anjing ke dalam masjid menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat pimpinan (rapim) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bagaimana tanggapan MUI terhadap kasus tersebut?

"Kalau di kejadian ini kan masuk masjid, pakai sepatu, membawa anjing. Kalau itu dilakukan oleh orang yang sadar, waras, jelas itu akan masuk kategori penistaan agama," kata Wakil Ketua MUI Yunahar Ilyas di kantor MUI, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).




MUI sendiri tak yakin perempuan tersebut secara sadar membawa anjingnya masuk ke masjid. Perempuan berinisial SM tersebut diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka penodaan agama.

"Yang jelas, MUI tidak yakin kalau itu dilakukan oleh orang yang waras, sadar. Karena rasanya kok nggak masuk akal dilakukan di negara yang mayoritas muslim oleh agama minoritas. Itu rasanya tidak masuk akal oleh nalar kita yang sehat," ujar Yunahar.

MUI menyadari kasus tersebut bisa mengganggu hubungan beragama di Tanah Air. Karena itu, MUI mengimbau publik agar tidak menggembar-gemborkan kasus tersebut.

"Dan kepada masyarakat, sudah selesai. Masjid menyatakan tidak ada masalah lagi," terang Yunahar.




Sebelumnya diberitakan, polisi menetapkan SM sebagai tersangka penodaan agama. Dia disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP.

SM pun sudah menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, SM dinyatakan mengidap skizofrenia.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter ahli jiwa dari RS Polri dengan dokter luar, yaitu dr Laharjo SpJ dan dr Yeny SpJ, yang bersangkutan menderita penyakit skizofrenia tipe paranoid," ucap Kepala Rumah Sakit RS Polri Brigjen Musyafak.

Simak Video "Saksi Mata: Geger Wanita Masuk Masjid Bawa Anjing"
[Gambas:Video 20detik]

(zak/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com