detikNews
Senin 01 Juli 2019, 15:40 WIB

UI Gelar Pemilihan Rektor 2019-2024, Begini Mekanismenya

Herianto Batubara - detikNews
UI Gelar Pemilihan Rektor 2019-2024, Begini Mekanismenya Foto: Pemilihan rektor UI (ist)
Jakarta - Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) sedang bekerja keras melaksanakan proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UI periode 2019-2024. Pendaftaran bakal calon rektor akan dimulai 10 Juli mendatang. Begini alur dan jadwal pelaksanaannya.

Ketua MWA UI Saleh Husin menginformasikan alur dan jadwal pelaksanaan Pilrek UI, Senin (1/7/2019). Berikut tahapannya dari mulai pendaftaran hingga penetapan rektor terpilih:

Pendaftaran bakal calon rektor: 10 Juli-2 Agustus
Pengumuman calon rektor terjaring: 12 Agustus
Proses penyaringan oleh P3CR: 14-28 Agustus
Pengumuman 20 calon rektor tersaring: 2 September
Proses penyaringan oleh Pansus Pilrek: 2-15 September
Pengumuman 7 calon rektor tersaring: 16 September
Presentasi 7 calon rektor tersaring di depan pakar: 18-20 September
Pengumuman 3 calon rektor: 23 September
Penetapan rektor terpilih: 25 September

Saleh mengatakan, Pilrek UI 2019-2024 ini terbuka untuk umum. Dia mengajak putra-putri terbaik Indonesia ikut mendaftarkan diri demi memajukan bangsa.

UI Gelar Pemilihan Rektor 2019-2024, Begini MekanismenyaFoto: Pemilihan rektor UI (ist)

"Saya mengajak para putra terbaik bangsa untuk ikut mendaftar sebagai calon rektor dan ini terbuka buat siapa saja. Putra-putri terbaik bangsa Indonesia di mana pun bisa mendaftar, tentunya dengan memenuhi persyaratan. Ini terbuka untuk umum. Siapapun boleh mengikuti pendaftaran yang akan dimulai tanggal 10 Juli sampai dengan 2 Agustus mendatang," kata Saleh saat dihubungi detikcom.


Sebelumnya, MWA UI telah menetapkan nama-nama anggota Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) UI. Ada 13 orang dari berbagai unsur yang terpilih sebagai anggota P3CR. Mereka masing-masing adalah:

1. Prof. Dr. Yoki Yulizar - Wakil Dosen
2. Dr. Donny Gahral Adian, M.Hum. - Wakil Dosen
3. Prof. Dr. Agus Sardjono S.H., M.H. - Wakil Dosen
4. Prof. Dr. Wibowo Mangunwardoyo, M.Sc. - Wakil Dosen
5. Elvia R Shauki, SE Ak, CA, PhD - Wakil Dosen
6. Dr. Sigit Mulyono, S.Kp., M.N - Wakil Dosen
7. Prof. Dr. Anna Erliyana, S.H., M.H. - Wakil Dosen
8. Stanislaus Suharwanta - Wakil Tenaga Kependidikan
9. Abdul Subur, S.E. - Wakil Tenaga Kependidikan
10. Vyan Tashwirul Afkar - Wakil Mahasiswa (Program Sarjana)
11. Drs. Harris Susanto, M.Hum - Wakil Mahasiswa (Program Pascasarjana)
12. Idwan Suhardi, PhD - Wakil Masyarakat (Umum)
13. Riri Satria - Wakil Masyarakat (Alumni UI)

Tugas dari P3CR ini nantinya adalah melakukan kegiatan operasional dan teknis terkait pemilihan Rektor UI masa untuk masa jabatan 2019 - 2024.

Saleh Husin sebelumnya mengatakan, dia dan seluruh unsur terkait akan terus bekerja keras melaksanakan dan mengawal proses ini. Dia berharap rektor UI yang terpilih nantinya benar-benar punya visi dan semangat kerja luar biasa.

UI Gelar Pemilihan Rektor 2019-2024, Begini MekanismenyaSaleh Husin Foto: dok detikcom

"Tentu kita harapkan rektor yang terpilih itu rektor yang mempunyai visi jauh ke depan, rektor yang mempunyai semangat kerja yang harus luar biasa. Karena apa? Tantangan ke depan kan semakin berat, di samping itu juga kita harapkan UI ini bisa menembus ranking 200 terbaik dunia yang saat ini memang rankingnya sampai melorot. Sekarang ini kan rangking UI untuk dunia sekitar 296, tentu kita berharap paling nggak dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa mampu menembus rangking 200 dunia," ujar Saleh Kamis (20/6) lalu.

UI, lanjut Saleh, ingin mewujudkan peran sebagai guru bangsa. Untuk mencapai itu, tentu dibutuhkan rektor yang mampu bekerja ekstra keras. Rektor yang bisa bersinergi dengan sivitas akademik, juga alumni UI. Dia yakin UI akan bisa mencapai semua target jika segenap sivitas akademika mau bersatu padu meninggalkan kepentingan kelompok dan golongan.


"Kan kita tahu potensi alumni Universitas Indonesia ini kan cukup besar, nah ini harusnya dirangkul untuk bersama-sama, bahu membahu untuk membangun Universitas Indonesia," ucapnya.

Saleh juga mengingatkan agar rektor UI selanjutnya dapat lebih progresif mengembangkan riset terapan dengan menggandeng pihak eksternal, dalam hal ini sektor industri. Dia menegaskan UI perlu berkolaborasi dengan dunia industri untuk mencapai misi.

"Tanpa itu, jangan pernah berharap," tegasnya.

Simak Video "RS Universitas Indonesia Pastikan Akan Terima Pasien BPJS "
[Gambas:Video 20detik]

(hri/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com