Round-Up

Teka Teki Nasib Koalisi 02 Usai Putusan MK Terjawab

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Jun 2019 21:30 WIB
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Foto: Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta - Nasib Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan hasil Pilpres 2019 sempat menjadi teka teki. Kini, nasib koalisi 02 itu sudah terjawab.

Awalnya, usai putusan MK dibacakan, Prabowo langsung menyampaikan pidato. Prabowo mengatakan meski mengecewakan bagi partai Koalisi Indonesia Adil Makmur dan para pendukungnya, putusan MK itu tetap harus dihormati.

"Kami mengerti bahwa keputusan tersebut sangat mengecewakan para pendukung Prabowo-Sandi, partai Koalisi Indonesia Adil Makmur, dan mengecewakan kami sendiri, serta seluruh tim pemenangan kita, namun kita semua sepakat akan tetap patuh dan mengikuti jalur konstitusi kita, yaitu UUD RI 1945 dan sistem perundang-undangan. Maka dengan ini kami menghormati hasil keputusan Mahkamah Konstitusi," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).



Dalam pidato itu, dirinya segera mengundang para pimpinan koalisi 02 untuk membahas langkah-langkah ke usai putusan MK. Prabowo menyebut pihaknya tetap akan berjuang di forum-forum lain seperti legislatif. Dia mengingatkan semua pendukungnya untuk tetap optimis dan selalu menjaga kedamaian.

"Kami juga akan segera mengundang seluruh pimpinan Koalisi Indonesia Adil Makmur untuk bermusyawarah terkait langkah-langkah ke depan," jelasnya.

Setelah pidato Prabowo itu, parpol-parpol di koalisi pendukungnya menyampaikan sikap masing-masing. PAN misalnya, partai yang dipimpin Zulkifli Hasan ini mengatakan bakal menggelar rapat kerja nasional (rakernas) pada akhir Juli atau awal Agustus 2019. Rakernas digelar untuk menentukan sikap politik PAN lima tahun ke depan.



"Partai Amanat Nasional akan melaksanakan rakernas pada akhir Juli atau awal bulan Agustus tahun ini, di mana kita kemudian akan menetapkan arah politik PAN ke depannya," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6).

Zulkifli sendiri menyatakan Prabowo sudah menyampaikan pesan terkait masa depan koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Zulkifli menyebut Prabowo menyatakan koalisi berakhir seiring ditolaknya permohonan gugatan Pilpres 2019 oleh MK.

"Saya tadi lama di tempat Pak Prabowo dari setengah dua sampai setengah lima (sore). Pak Prabowo tadi menyampaikan ke saya dengan berakhir putusan MK maka koalisi sudah berakhir," ujar Zulkifli di Masjid Al Munawaroh, Sentul Selatan, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Jumat (28/6).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Prabowo Mau Beli Jet Tempur Bekas Austria, ICW: Pemborosan!"
[Gambas:Video 20detik]