detikNews
Jumat 28 Juni 2019, 08:37 WIB

PKS Serukan Koalisi Pendukung Prabowo Jadi Oposisi Kritis

Danu Damarjati - detikNews
PKS Serukan Koalisi Pendukung Prabowo Jadi Oposisi Kritis Politikus PKS, Mardani Ali Sera (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - PKS ingin mempertahankan Koalisi Adil Makmur pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kini, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Prabowo di Pilpres 2019, PKS ingin koalisi itu menjadi oposisi terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengakui Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pilpres 2019. Keputusan MK adalah keputusan yang konstitusional, meski dia tetap melihat pelaksanaan Pemilu 2019 belum bisa dikatakan sempurna.
"Terlepas dari ada kekurangan dalam proses dan pelaksanaan pemilu, bangsa ini mesti melangkah ke depan, dan lima tahun ke depan Pak Jokowi mendapat amanah memimpin negeri ini," kata Mardani dalam keterangan pers tertulis, Jumat (28/6/2019).

Dia mengajak parpol anggota Koalisi Adil Makmur pendukung Prabowo-Sandi untuk merapatkan barisan, merapatkan saf. Dia ingin sikap politik koalisi ini tetap konsisten.
"Saatnya kita merapikan saf untuk menjadi oposisi yang kritis dan konstruktif sebagai kekuatan penyeimbang. Selama kita istikamah membela rakyat, sama saja kebaikan yang didapat baik di dalam ataupun di luar pemerintahan," ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini.

"Koalisi Adil Makmur sangat layak diteruskan menjadi kekuatan penyeimbang untuk mengawal agar pembangunan benar-benar ditujukan untuk kepentingan rakyat," kata Mardani.




Simak Juga 'Putusan MK hingga Tanggapan Jokowi-Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]


PKS Serukan Koalisi Pendukung Prabowo Jadi Oposisi Kritis


Simak Video "Bertahan di Koalisi atau Oposisi?"
[Gambas:Video 20detik]

(dnu/knv)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com