detikNews
2019/06/28 06:21:11 WIB

Round-Up

MK Kukuhkan Kemenangan Jokowi, Jangan Lagi Ada Caci Maki

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
MK Kukuhkan Kemenangan Jokowi, Jangan Lagi Ada Caci Maki Foto: Ketua MK Anwar Usman / Youtube Mahkamah Konstitusi
Jakarta - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dipastikan menjadi capres dan cawapres terpilih setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sengketa Pilpres 2019 dengan menolak seluruh permohonan gugatan yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Diharapkan tidak ada lagi caci maki seperti yang terjadi saat Pilpres 2019.

Harapan agar kegaduhan Pilpres 2019 segera berakhir disampaikan salah satunya oleh Ketua MK Anwar Usman saat membuka sidang putusan sengketa Pilpres. Anwar menyadari putusan MK tak akan memuaskan semua pihak. Namun demikian, dia meminta putusan MK tak dijadikan dasar saling hujat.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa putusan ini tidak mungkin memuaskan semua pihak," kata Anwar Usman di ruang sidang MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

"Untuk itu, kami mohon jangan dijadikan ajang untuk saling menghujat dan saling memfitnah," imbuh Anwar.

Anwar membuka sidang dengan penegasan hanya takut kepada Allah. "Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, bahwa kami hanya takut kepada Allah," ujarnya.


Anwar mengatakan MK telah berijtihad, berusaha sedemikian rupa untuk mengambil keputusan dalam perkara sengketa pilpres tersebut. Pengambilan putusan, kata Anwar, didasarkan pada fakta-fakta yang terungkap dan terbukti di dalam persidangan.

"Kami akan mempertanggungjawabkan kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dalam surat An Nisa 58 dan 135, surat Al Maidah ayat 8 sebagaimana yang diungkapkan oleh pemohon dan pihak terkait," ujarnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com