detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 10:11 WIB

Pemprov DKI: Proses Penjualan Saham Anker Bir Masih Lanjut, Tunggu DPRD Bahas

Arief Ikhsanudin - detikNews
Pemprov DKI: Proses Penjualan Saham Anker Bir Masih Lanjut, Tunggu DPRD Bahas Foto: Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tetap berencana untuk menjual saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Pemprov DKI mengatakan saat ini proses penjualan saham di produsen bir Anker itu masih terus berguir.

"Masih bergulir proses masih lanjut. Yang jelas kita, proses berlanjut jalan terus. Kan kita lagi di eksekutif. Lagi nunggu pembahasan dewan," ucap Plt Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD), Riyadi saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2019).



Riyadi mengatakan saat ini proses penjualan saham masih terkendala pembahasan di DPRD DKI Jakarta. Dia mengaku telah mengirim surat persetujuan penjualan saham ke DPRD dua kali. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapat balasan dari rencana penjualan saham tersebut.

"Berkirim surat ke dewan. Dulu kan sudah dua kali surat, 2018 dan Januari 2019, itu belum ada balasan," katanya.



Seperti diketahui, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta masih menjadi pemegang saham di PT Delta Jakarta. Bahkan, beberapa waktu lalu Pemprov mendapatkan deviden sebesar Rp 100 miliar saat pembagian keuntungan perusahaan terbuka tersebut.

Rencana penjualan saham tersebut sebelumnya disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penjualan saham itu juga sebagai salah satu janji kampanyenya. Anies menyebut alasan penjualan saham bir bukan soal untung-rugi.

Namun, rencana penjualan saham itu mendapat tentangan dari sejumlah fraksi di DPRD DKI termasuk dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Pras menilai tidak ada keuntungan berarti dari penjualan saham bir tersebut.


Wow! Uang Pelepasan Saham Anker Bir Bisa Bangun 60 Sekolah, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(aik/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com