Dua Kubu PKB Jateng Belum Agendakan Recall
Selasa, 11 Okt 2005 16:38 WIB
Semarang - Meski telah sama-sama menyelenggarakan muktamar, baik PKB Jateng kubu Muhaimin maupun Anam belum mengagendakan recall bagi kader yang berseberangan. Mereka masih berkutat menyelesaikan persoalan internal.Ketua Dewan Syuro PKB Jateng KH Hayatun Abdul Khadzik (Gus Yatun) yang baru terpilih beberapa minggu lalu menyatakan belum memikirkan recall anggota dewan. "Saat ini konsentrasi kami masih pada konsolidasi internal," katanya ketika dihubungi melalui ponselnya, Selasa (11/10/2005).Kiai asal Jepara ini menegaskan, pihaknya menilai kedua kubu sama-sama tahu posisinya. Termasuk soal kesalahan-kesalahan yang dibuatnya. Sehingga tindakan salah satu kubu belum diperluka."Tapi kami akan bersikap tegas dalam melaksanakan disiplin partai. Di AD/ART PKB kan sudah jelas. Semuanya dikembalikan saja pada AD/ART dan ketentuan yang ada," tambahnya.Di lain pihak, Sekretaris Tanfidz PKB Jateng yang telah dibekukan PKB kubu Muhaimin, Muzamil, menyatakan, pihaknya tidak khawatir dengan kemungkinan recall yang dilakukan oleh pihak PKB Muhaimin. "Dalam AD/ ART ada persyaratan khusus jika orang mau di recall," ujarnya pendek.Muzamil mencontohkan, sesuai dengan ketentuan Susunan dan Kedudukan angghota DPR/DPRD, salah satu alasan seseorang bisa di- recall adalah apabila pindah ke partai lain. Hal itu tidak terjadi pada kader-kader PKB."Kami tidak keluar dari PKB. Tapi hanya berbeda dalam sikap politik. Saat ini belum ada keputusan hukum final tentang status PKB muktamar Surabaya dan muktamar Semarang," ujarnya.Sekadar diketahui, sejumlah kader PKB Jateng ikut menyukseskan terpilihnya Choirul Anam sebagai Ketua Umum PKB hasil Muktamar Surabaya awal Oktober lalu.Sementara, PKB kubu Muhaimin telah menggelar Muswil untuk menentukan pengurus baru PKB Jateng medio September lalu. Kedua kubu masih berseteru hingga kini.
(nrl/)











































