detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 16:21 WIB

Waduk Pluit Alami Pendangkalan, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Rolando Fransiscus - detikNews
Waduk Pluit Alami Pendangkalan, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap Pengerukan di Waduk Pluit (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Masalah pendangkalan bukanlah satu-satunya yang menimpa Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Bau tak sedap yang tercium di sekitar waduk pun dikeluhkan oleh warga sekitar.

Pantauan detikcom, ketika menelusuri Waduk Pluit, Selasa (11/6/2019), pada jarak 5 meter, bau tak sedap sudah tercium. Angin yang bertiup menambah tajamnya aroma bau tak sedap itu di hidung.

Saat menyambangi Waduk Pluit, 7 ekskavator tengah beraksi mengeruk sedimen yang menumpuk di Waduk Pluit. Sedimen yang mengendap itu tampak berwarna hitam pekat.

Sedimen menumpuk sebagian besar di sisi selatan waduk. Petugas ekskavator mengeruk sedimen dari dalam air lalu memindahkan ke sisi sebelahnya. Petugas terus menerus melakukan hal tersebut.



Salah satu warga sekitar, Leo (27) mengaku sudah biasa mencium aroma tak sedap dari Waduk Pluit. Namun, apa daya, dia mengaku hanya bisa mengeluh dan menggerutu soal bau yang menyengat itu.

"Ya mau gimana lagi. Saya kuat-kuatin," kata Leo.

Leo mengatakan, sedimen itu pun sudah cukup lama bertaman di Waduk Pluit. Padahal, menurut dia, jika dikelola dengan baik, waduk yang terletak di Jakarta Utara ini bisa menjadi objek wisata.

"Ini seharusnya nggak gini (sedimen menumpuk). Kalau dikelola dengan baguskan bisa jadi tempat wisata. Seperti di tempat lain," katanya.



Seperti diketahui, Pemprov DKI tengah melakukan pemeliharaan terhadap Waduk Pluit. Hal itu dilakukan lantaran sepertiga luas waduk tersebut mengalami pendangkalan.

Masalah pendangkalan itu pun membuat sedimen harus segera dikeruk. Pasalnya, kondisi cuaca di DKI Jakarta beberapa hari belakangan yang diguyur hujan gerimis dan cuaca mendung, membuat Waduk Pluit harus segera dikosongkan sampai dengan air dalam kondisi Low Water Level.

Dengan melakukan pengerukan hingga tingkat Low Water Level ini diharapkan Waduk Pluit dalam kondisi siap untuk menampung air ketika hujan datang maupun kiriman aliran sungai dari hulu.

"Yang kelihatan sedimennya itu sekitar sepertiga waduk. Yang lainnya sudah dikerjakan, sudah tebal airnya (dibandingkan sedimen)," ujar Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (10/6).
(mae/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed