Arus Balik di Garut, Kendaraan Mengular Hingga Perkotaan

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 08 Jun 2019 01:21 WIB
Kemacetan di Garut (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut -

Situasi arus balik di kawasan perkotaan Garut, Jawa Barat, macet. Kendaraan di perkotaan mengarah Bandung mengular hingga 5 kilometer ke pusat kota.

Dari pantauan detikcom, Sabtu (8/6/2019) dini hari,di kawasan Jalan Raya Otista, Tarogong Kaler, arus lalu lintas kendaraan yang mengarah ke Bandung terpantau padat.

Kendaraan mengular di dua jalur, yakni Jalur Jalan Otista dan Jalur Jalan Suherman.

Di Jalan Otista, kendaraan mengular sejak dari kawasan Bundaran Simpang Lima hingga ke kawasan Pertigaan Gobing, Tarogong Kaler, sepanjang 5 kilometer.

Jalur ini padat karena merupakan titik temu antara kendaraan dari kawasan wisata Cipanas, Darajat dan pantai selatan.

Sementara di jalur utara perkotaan yakni di Jalan Suherman, antrean kendaraan juga terpantau sejak dari kawasan Simpang STM dengan yang sama menuju pertigaan Gobing sekitar 5 kilometer.

Arus kendaraan ini berasal dari arah Tasik menuju Bandung melalui jalur Singaparna-Cilawu.

Kendaraan dari arah Simpang Lima dan Simpang STM kemudian bertemu di kawasan Bundaran Alun-alun Tarogong yang merupakan gerbang utama pintu masuk menuju perkotaan Garut.

Hulu dari antrean kendaraan berpusat di kawasan Simpang Tiga Gobing, Tarogong Kaler.

Sementara itu, dari arah sebaliknya, arus lalu lintas juga terpantau ramai namun tetap lancar. Kendaraan didominasi wisatawan dari kawasan Bandung yang hendak memasuki kawasan Cipanas, Darajat dan kawasan wisata di wilayah selatan Garut.





Polisi hingga saat ini masih mengupayakan cara bertindak untuk mengurai kepadatan. Polisi memberlakukan beberapa kali sistem satu arah kendaraan (one way) untuk mengurai kemacetan di wilayah Kadungora-Leles.

Sebelumnya, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna sendiri mengatakan arus balik dari wilayah Garut sudah dimulai sejak Kamis kemarin. Sabtu dan Minggu ini akan jadi puncak arus balik dari kawasan Garut.

"Arus balik mulai terjadi. Selain arus balik, ada aktivitas wisatawan serta rutinitas masyarakat lokal yang saling mengunjungi satu sama lain di momen lebaran," kata Budi kepada wartawan di Pos PAM Limbangan, Garut, Jumat (7/6).



(fdn/fdn)