detikNews
Minggu 02 Juni 2019, 16:36 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Dody Bahagia Bisa Mudik Gratis ke Yogyakarta

Akfa Nasrulhak - detikNews
Tiket Pesawat Mahal, Dody Bahagia Bisa Mudik Gratis ke Yogyakarta Foto: Akfa Nasrulhak/detikcom
Tangerang - Bersama ratusan pemudik lainnya yang kompak berkaos putih oranye, Doddy Hertanto (63) tengah menunggu jadwal keberangkatan pesawat Garuda Indonesia tujuan Yogyakarta. Doddy merupakan salah satu peserta mudik gratis yang ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.

"Ini baru pertama kali, kalau tahun-tahun sebelumnya saya biasanya naik pesawat beli sendiri, mahal. Apalagi kadang-kadang saya naik mobil juga agak capek sih, kalau sekarang saya bisa dapat (tiket pesawat) dengan mudah, " ujar Doddy di Tangerang, Minggu (2/6/2019).

Setiap tahunnya, Doddy selalu mudik ke kampung halamannya di Yogyakarta. Biasanya jika tak naik pesawat, ia membawa mobil sendiri.

"Saya mudik bersama istri 1 dan anak 1, karena maksimum 3 untuk acara ini," ujarnya.


Dia bersama ratusan pemudik lain tujuan Solo dan Yogyakarta merupakan bagian dari peserta mudik gratis yang diselenggarakan BNI lewat moda pesawat udara. Ribuan pemudik lainnya juga telah diberangkatkan BNI menggunakan bus dan kereta api.

Bagi Doddy, program mudik gratis yang banyak diselenggarakkan BUMN ini jelas sangat membantunya. Harga pesawat yang melonjak tinggi sejak beberapa bulan terakhir, apalagi menjelang Lebaran, dirasa sangat memberatkan. Oleh karena itu dengan adanya program ini, ia mengaku sangat banyak sekali penghematan, terutama untuk biaya transportasi.

"Kalau dengan ini sebetulnya penghematannya. Kalau tiket yang normal enggak terlalu banyak, tapi kalau dengan harga tiket lebaran ini, sangat banyak (penghematannya)," ujarnya.

"Sekarang kan sekitar Rp 1 jutaan kalau pulang. Itu one way," imbuhnya.

Senada dengan Doddy, pemudik gratis lainnya Fathanudin (64) juga mengaku senang dengan adanya program ini. Apalagi ia sudah mengikuti program mudik gratis BNI ini sejak awal diadakan.

"Yang jelas jadi tidak terlalu pusing. Karena kita langsung daftar udah, alhamdulillah dapat terus. Dari pertama ada kegiatan (mudik gratis) saya ikut, " ujarnya.


Menurut Fathan, persyaratan untuk mendapatkan tiket mudik gratis ini juga tidak terlalu sulit. Apalagi saat ini pendaftaran sudah bisa dilakukan secara online.

"Sekarang lebih simple lagi. Daftar dulu lewat online, lengkapi persyaratan udah. Sebelumnya kita harus datang ke costumer service, kalau sekarang lewat online, begitu udah dapat, pasti, baru lapor ke costumer service," ujarnya.

Sebagai informasi, tahun ini BNI, telah memberangkatkan total 11.343 pemudik atau sekitar 13% lebih tinggi dari target awal sebanyak 10.000 pemudik. Selain dengan modal pesawat udara, Sebelumnya, BNI juga telah menggelar mudik Santri dari Balaraja, Banten ke Solo, Jawa Tengah pada Minggu, (26/5), mudik kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, serta berpartisipasi pada Mudik BUMN di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis, (30/5). Terakhir, BNI juga mengajak pulang pemudik dengan bus dari Parkir Timur Senayan, Jakarta, (1/2).

BNI juga menggandeng anak perusahaan dalam memberikan layanan yang optimal kepada para Pemudik antara lain dengan adanya perlindungan jiwa dari salah satu perusahaan anak BNI, yaitu BNI Life. Mudik Bareng BNI 2019 ini memberikan manfaat asuransi jiwa selama periode keberangkatan hingga 10 Juni 2019 dengan uang pertanggungan maksimal Rp 30 juta. Dengan demikian, peserta mudik kali ini tidak perlu menyiapkan uang untuk membayar premi asuransi.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com