detikNews
Jumat 31 Mei 2019, 10:17 WIB

Polisi Dalami Jenis Peluru yang Ditemukan di Tubuh Harun Rasyid

Audrey Santoso - detikNews
Polisi Dalami Jenis Peluru yang Ditemukan di Tubuh Harun Rasyid Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Raden Said Soekanto, Brigjen Musyafak (tengah) (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Polisi mengatakan ada peluru yang ditemukan di tubuh salah satu korban tewas kerusuhan 21-22 Mei, Harun Rasyid. Saat ini, polisi masih mendalami jenis peluru yang diduga mengenai tubuh Harun.

"Belum tahu (jenis peluru yang menewaskan Harun), itu kan sedang didalami Labfor (Laboratorium Forensik). Hasil autopsi kan untuk kepentingan projustitia. Diberikan kepada penyidik dalam rangka membuat terang peristiwa meninggalnya korban. Yang berhak menyampaikan (hasil autopsi) dari penyidik. (Hasil autopsi) itu sedang didalami penyidik," kata Kepala RS Polri Raden Said Soekanto, Brigjen dr Musyafak kepada detikcom, Jumat (31/5/2019).



Dia mengatakan semua jenazah yang dibawa ke RS Polri dilakukan proses autopsi. Dari hasil autopsi itulah Musyafak menyebut ada luka tembak yang ditemukan di tubuh Harun.

"Semua jenazah yang masuk ke RS Polri dilakukan proses autopsi, ya (termasuk jenazah Harun Rasyid). Ya (ditemukan luka tembak ditubuh Harun)," ujarnya.

Selain soal Harun, Musyafak juga menjelaskan kondisi polisi yang menjadi korban luka-luka akibat kerusuhan 21-22 Mei. Dia menyebut semua personel kepolisian yang sebelumnya dirawat kini sudah diperbolehkan pulang.



"Untuk anggota yang kemarin dirawat, sudah diperbolehkan pulang. Tapi tetap melakukan rawat jalan. Selain pemulihan fisik, RS Polri juga memberikan pendampingan psikologis kepada mereka. Karena mereka pasti mengalami trauma," ucap Musyafak.

Harun Rasyid sebelumnya disebut tewas saat ada kerusuhan 21-22 Mei 2019, jenazahnya sempat berada di Rumah Sakit Polri. Jasadnya semula dievakuasi ke RS Dharmais dengan status Mr X atau jasad tanpa identitas. Namun, karena diketahui korban kerusuhan, maka pihak RS Dharmais menyerahkan jenazah Harun ke RS Polri.
(aud/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed