Kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi oleh tetangga korban, Sayuti dan Tuti Ferawati. Berawal pada Senin (27/5) Tuti melihat korban terluka di bagian wajahnya.
Saat itu, korban terlihat tengah berjemur di halaman rumah di Jalan H Limun RT.01/RW.02 Pangkalanjati, Cinere, Depok. Namun yang jadi perhatian kondisi wajah korban terlihat bengkak dan penuh luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari Senin kemarin sekitar jam setengah 11, dia duduk di situ (depan rumah), saya bilang 'kamu lagi ngapain?'. 'Ini lagi bejemur' dia bilang. Saya kaget kan dari jauh kelihatan mukanya bengkak, saya tanya 'ini (muka) kenapa?'. 'Jatoh', udah berobat? Udah dia gitu," ujar Tuti saat diwawancara detikcom, Rabu (29/5/2019).
Tak langsung percaya, Tuti masuk ke rumah memanggil anaknya bernama Ade Nur Savitri. Anaknya yang penasaran memanggil korban untuk berkata jujur.
Melihat kondisi korban, dirinya melapor ke ketua RT setempat untuk dibawa ke Rumah Sakit dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
"Pak Sayuti geram kan sama kejadian itu dia inisiatif lapor polisi lah akhirnya," kata Tuti.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Depok AKP Firdaus mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kejadian tersebut. Kemudian polisi langsung menuju rumah korban dan membawa korban ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan perawatan.
"Sudah ada, ada laporan dari warga. Kita langsung jemput bola datang ke lokasi dan bawa korban ke rumah sakit," ujar Firdaus.
Selain itu, sambung dia, pihaknya sudah memeriksa 3 orang saksi untuk dimintai keterangan. Saat ini polisi tengah mengejar pelaku yang merupakan Ibu asuh korban.
"Intinya sudah periksa 3 saksi. Anggota kami sedang mengejar pelaku, pelaku diduga melarikan diri ke luar kota," pungkas Firdaus. (rvk/rvk)