Round-Up

Desakan Kuat agar Dalang 22 Mei Dijerat

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Mei 2019 03:32 WIB
Perusuh di aksi 22 Mei yang ditangkap di flyover Slipi. (Foto: Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Polisi telah menangkap 442 tersangka perusuh dan mengungkap 3 kelompok penunggang gelap pascakerusuhan pada 21-22 Mei. Kini, Polri didorong agar mengungkap dalang kerusuhan itu.

"Kita mendukung agar segera diungkap, bahkan kalau perlu segera ditangkap pembawa atau penyuplai senjata-senjata ilegal, senjata-senjata tajam, senjata api yang tajam, peluru tajam yang sudah juga ditengarai memakan korban selama terjadinya kerusuhan kemarin. Kita mendukung agar Polri mengungkap itu dan segera menjelaskan kepada publik siapa ini pelakunya," kata Mahfud Md dari Gerakan Suluh Kebangsaan di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).


Mahfud mengatakan massa yang berunjuk rasa damai beda dengan massa perusuh. Massa perusuh harus ditindak.

"Ada yang damai seperti pengunjuk rasa seperti salat tarawih, seperti apa itu, damai. Tapi setelah itu datang perusuh, itu supaya ditindak tegas supaya tidak meninggalkan kerusakan yang lebih besar," imbuhnya.

Desakan juga datang dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. TKN meminta polisi segera mengungkap aktor di balik kerusuhan, termasuk rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei.

"Jadi, kalau menurut saya, sekarang ini harus didorong agar dalang atau pelaku betul-betul harus ditangkap, dicari, agar jelas terang benderang di depan kita, mata kita, bahwa kasus ini betul-betul kasus yang riskan, dan tujuannya emang untuk menghancurkan negara kita," ujar Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Selasa (28/5).

"Jadi sekali lagi sebaiknya polisi bekerja keras mengungkap dalang kerusuhan dan perusuh-perusuh yang ada, yang ingin menghancurkan bangsa kita," tegasnya.