detikNews
2019/05/28 03:03:46 WIB

Round-up

Beda-beda 'MK' di Gugatan Prabowo

Rivki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Beda-beda MK di Gugatan Prabowo MK (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Prabowo-Sandiaga Uno menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan berharap MK tak jadi Mahkamah Kalkulator. Namun mereka juga punya beragam istilah untuk MK, apa saja?

Dirangkum detikcom, Senin (27/5/2019), ada banyak istilah yang 'dipelesetkan' oleh tim Prabowo-Sandi. Mulai Mahkamah Kezaliman hingga Mahkamah Kiamat.

Hal itu tertulis dalam gugatan Prabowo-Sandi di halaman pembuka. Sebagai pembuka gugatan, Tim Hukum menulis harapan keadilan diberikan oleh MK.

"Izinkan kami menyampaikan perihal tersebut di atas dengan harapan kedudukan dan marwah Mahkamah Konstitusi (MK) adalah Mahkamah Keadilan dan Mahkamah Kebaikan yang menyelesaikan perselisihan hasil pemilu dengan keputusan yang berkeadilan dan bukan sebagai 'Mahkamah Kalkulator' yang berfungsi sebagai penghitung suara suatu sengketa pemilu semata," demikian bunyi gugatan di halaman 1 sebagaimana dikutip detikcom, Senin (27/5/2019).



Berkas itu ditandatangani oleh advokat Bambang Widjojanto, Denny Indrayana, Teuku Nasrullah, TM Luthfi Yasid, Iwan Satriawan, Iskandar Sonhaji, Dorel Almir, dan Zulfadli.

"MK bukan Mahkamah Kiamat bagi pihak yang dikalahkan, juga bukan pula Mahkamah Kezaliman untuk menganiaya pencari keadilan," sambungnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com