Acara buka puasa bersama tersebut digelar di kediaman Sandiaga, Jalan Pulombangkeng No 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2019). Istri Sandiaga, Nur Asia, dan kedua orang tua Sandiaga hadir dalam acara tersebut.
Dalam acara tersebut, perwakilan dari setiap regu pengawalan mengutarakan pengalaman mereka selama menjaga Sandiaga. Salah seorang tim advance, Bagja mengaku menjadi lebih sering beribadah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga sendiri menilai kampanye Pilpres 2019 bukan sekadar perjalanan dari suatu daerah ke daerah lain. Dia menganggap semua personel kepolisian yang mengawal seperti keluarganya.
"Saya melihat ini (kampanye) bukan hanya sebuah perjalanan kampanye tapi juga perjalanan spiritual. Kita bertemu sebagai kolega. Tapi kita hari ini kembali sebagai keluarga. Dan mudah-mudahan silaturahmi kita tetap terjaga," papar Sandiaga
"Tak akan lupa pengalaman kita, pengalaman keliling Indonesia. Awalnya pasti cemas, ada suka, ada duka dan kebersamaan," imbuhnya.
Baca juga: Perselisihan Hasil Pemilu |
Sandiaga menilai semua polisi yang mengawalnya merupakan personel pilihan. Eks Wagub DKI Jakarta itu meyakini pengorbanan mereka yang begitu besar.
"Di depan saya, orang-orang pilihan. Kalian adalah orang-orang terbaik, seorang yang mengawal, mengamankan kalau ada peluru yang mengarah ke saya, bapak-ibu nggak akan pikir dua kali untuk menahan peluru itu ke saya," ujar Sandiaga.
Simak Juga 'Sandi: Sulit Katakan Pemilu Sudah Berjalan Baik, Jujur, dan Adil':
(zak/idn)











































