detikNews
Senin 27 Mei 2019, 19:31 WIB

BBKSDA Riau Musnahkan Kebun Sawit di Taman Nasional Zamrud

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
BBKSDA Riau Musnahkan Kebun Sawit di Taman Nasional Zamrud Ilustrasi (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melanjutkan operasi pemusnahan kebun sawit di Taman Nasional Zamrud di Kabupaten Siak. Operasi pemusnahan kebun sawit ini dipimpin Kepala Seksi Wilayah IV Dumai, M Nazir.

"Kita kembali melanjutkan patroli di Taman Nasional (TN) Zamrud di Kabupaten Siak. Di dalam kawasan taman juga kita temukan kebun," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono kepada detikcom, Senin (27/5/2019).



Haryono menjelaskan patroli ini dilakukan pada bulan Ramadhan 21-22 Mei 2019. Tim patroli mendatangi TN Zamrud di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Pohon sawit yang tumbuh di TN Zamrud, lanjut Haryono, bukan karena adanya aktivitas perambahan kawasan hutan, melainkan adanya aktivitas nelayan tradisional yang memanfaatkan buah sawit sebagai umpan makanan ikan.

"Buah sawit sebagai umpan ikan dimasukkan ke bubu (alat penangkap ikan), sehingga keberadaan tanaman sawit umumnya tersebar di tepian sungai atau parit," kata Haryono.



Tumbuhnya pohon sawit tersebut usianya bervariatif. Ada pohon sawit masih kecil hingga usia 15 tahun sehingga tim patroli melakukan pemusnahan pohon sawit dengan cara ditebang.

"Ini kita lakukan untuk menghentikan perkembangan penyebaran sawit dan menutup adanya klaim dari pihak tertentu di masa yang akan datang," kata Haryono.

Berdasarkan data inventarisasi pada tahun 2019 ini, kata Haryono, ada 45 nelayan tradisional memanfaatkan danau dan sungai yang ada di TN Zamrud.

"Kebiasaan nelayan memanfaatkan buah sawit saat memasang bubu dapat dihentikan. Saat ini petugas kita melakukan sosialisasi dengan membuat umpan buatan dari campuran ampas kelapa dan ikan busuk," kata Haryono.

Diperkirakan di kawasan TN Zamrud saat ini ada 10 hektare penyebaran pohon sawit. Saat ini ada 120 batang sawit telah dimusnahkan.

"Keberadaan tanaman eksotik, termasuk sawit, akan mengganggu ekosistem dan secara langsung akan mengganggu keseimbangan ekologis taman nasional. Termasuk akan mematikan atau menghilangkan tumbuhan endemik setempat, sehingga pohon sawit harus kita musnahkan," tutup Haryono.
(cha/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed