Round-Up

Permadi Buka Peran Kivlan

Rivki - detikNews
Senin, 20 Mei 2019 20:48 WIB
Politikus Gerindra Permadi (Lamhot Aritonang/detikcom)


"Baik di lapangan Banteng, mengepung Bawaslu, maupun mengepung KPU, karena saya sedang strok, berjalan saja sulit, jadi bagaimana saya ikut demo dan people power," ucapnya.

Terkait kasusnya sendiri, Permadi mengaku kebal hukum ketika menyerukan revolusi karena dirinya menjabat anggota lembaga pengkajian MPR serta berbicara di dalam forum tertutup di DPR. Permadi merujuk salah satu pasal di Undang-Undang MD3.



Permadi berbicara di gedung DPR karena undangan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurutnya, statusnya berbicara di DPR dan jabatan anggota lembaga pengkajian DPR bisa membuatnya kebal hukum.

"Itu ada undang-undang di DPR Pasal 224 yang menyatakan bahwa berbicara di ruang DPR atau pimpinan DPR itu kebal hukum, lebih-lebih saya anggota lembaga pengkajian DPR. Jadi saya tidak mau menjelaskan apakah revolusi dimaksud apa itu semua tertutup tidak perlu saya jelaskan," kata Permadi.
Halaman

(rvk/idn)