Bawaslu Gelar Putusan Pendahuluan atas Laporan BPN soal Dugaan Kecurangan TSM

Bawaslu Gelar Putusan Pendahuluan atas Laporan BPN soal Dugaan Kecurangan TSM

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 20 Mei 2019 09:57 WIB
Gedung Bawaslu (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar sidang pembacaan putusan pendahuluan atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang dilaporkan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu, Abhan.

"Sidang dengan agenda pembacaan putusan pendahuluan laporan dugaan pelanggaran administratif TSM nomor register 01/LP/PP/ADM/TSM/RI/00.00/V/2019 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," ujar Abhan saat membuka sidang putusan di kantor Bawaslu RI, jalan MH Thamrin No 14, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).


Ada dua laporan soal dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif yang akan dibacakan Bawaslu. Pertama, laporan yang teregister atas nama Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso dan kedua atas nama Ahmad Hanafi Rais. Sedangkan yang menjadi terlapor adalah pasangan calon Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, BPN melaporkan dugaan kecurangan Pilpres 2019 ke Bawaslu. BPN meminta Bawaslu menindaklanjuti temuan-temuan terkait pelaporan.

"(Yang dilaporkan) Dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, masif. Ada soal logistik pemilu, penggiringan opini untuk kemenangan paslon, ada ASN, kemudian ada pemilihan luar negeri. Ini sudah masuk satu, nanti menyusul," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan di depan gedung Bawaslu, Jumat (10/5).


Dasco mengatakan laporan sudah diajukan empat kali, termasuk dengan menyertakan bukti-bukti temuan. Dia juga menyiapkan empat laporan lain untuk diteruskan ke Bawaslu.

"(Tuntutan) TSM itu kan diskualifikasi calon," sebut Dasco.


Simak Juga: Bawaslu Ungkap 8.000 Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu!

[Gambas:Video 20detik]

(imk/imk)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads