DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 15:48 WIB

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Politikus Senior Golkar: Tunjukkan dan Buktikan

Yulida Medistiara - detikNews
Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Politikus Senior Golkar: Tunjukkan dan Buktikan Ginandjar Kartasasmita (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pilpres 2019 yang dilakukan KPU karena merasa ada kecurangan. Politisi senior Partai Golkar, Ginandjar Kartasasmita, meminta pihak Prabowo menunjukkan bukti jika ada kecurangan.

"Ya, tunjukkan dan berikan ke lembaga-lembaga yang tugasnya mencari kebenaran. Kalau betul pemilu itu curang, khususnya pilpres, kenapa di daerah seperti Jawa Barat, kampung saya, Sulawesi Selatan daerah asal Wapres sekarang, dan Banten daerahnya cawapres ke depan, dibiarkan kalah besar. Tapi saya sebagai orang Jawa Barat menerima hasil itu sebagai suara rakyat, saya tidak apriori menuduh ada kecurangan," kata Ginandjar, dalam keterangannya, Sabtu (18/5/2019).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era SBY itu menyayangkan pernyataan Prabowo tersebut. Sebab, menurutnya, pelaksanaan pemilu serentak sudah berjalan baik meskipun ada kekurangan hingga petugas KPPS yang meninggal.


Ginandjar meminta pihak Prabowo menempuh jalur konstitusional dengan melaporkan sengketa pemilu ke Mahkamah Konsititusi. Dia meminta pihak Prabowo mempercayai MK untuk mengadili sengketa pemilu.

"Begini, ya, di setiap pemilu tentu ada saja perasaan dicurangi, tapi kan ada mekanisme yang disiapkan oleh bangsa kita melalui perundang-undangan untuk mengatasinya. Ketidakpuasan ada salurannya. Keputusan akhir dilakukan dalam rapat terbuka KPU dihadiri oleh pengamat dan media asing.

"Ada lembaga pengawas, yaitu Bawaslu dan Panwas, dan akhirnya ada Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga peradilan politik tertinggi di Tanah Air yang ditetapkan oleh konstitusi. Anggota-anggotanya pun dipilih oleh DPR. Institusi-institusi demokrasi harus kita hormati, termasuk dalam pemilihan umum. Kalau kita tidak percaya pada institusi-institusi kenegaraan kita sendiri, mana lagi yang bisa kita percaya?" ujarnya.


Ginandjar juga menyoroti hasil Pileg Partai Golkar. Menurutnya, raihan suara pada Pileg 2019 Golkar menurun dibanding pada pileg sebelumnya, tapi tetap patut diapresiasi. Ginandjar menilai Ketum Airlangga Hartarto dalam memimpin Golkar cukup berhasil.

"Kondisi Golkar yang diwarisinya ada pada titik nadir. Hasil Pileg Golkar saya nilai sebagai prestasi yang patut diapresiasi. Menurut saya Airlangga adalah kader yang tepat untuk memimpin Golkar ke depan, mengkonsolidasikan dan melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan untuk menyelamatkan partai. Saya yakin ini pandangan banyak senior Golkar dan kader-kader Golkar pada umumnya," sambungnya.

Sebelumnya, Prabowo sebelumnya menegaskan menolak hasil penghitungan Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. Dia menilai penghitungan KPU penuh kecurangan.

"Kami masih menaruh harapan kepadamu (KPU). Tapi sikap saya yang jelas saya akan menolak hasil penghitungan pemilu. Hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo dalam simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).


Tonton juga video Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Jokowi: Semua Ada Dasar Hukumnya:

[Gambas:Video 20detik]


(yld/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed