detikNews
Jumat 17 Mei 2019, 21:28 WIB

Polisi Buru 5 Pelaku Percobaan Begal Modus Cabut Kunci di Gandaria

Farih Maulana - detikNews
Polisi Buru 5 Pelaku Percobaan Begal Modus Cabut Kunci di Gandaria Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki percobaan begal modus cabut kunci di kawasan Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pelaku diduga lima orang masih diburu polisi.

"Kita masih dalam proses penyelidikan, mohon waktunya, semoga bisa segera terungkap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sanjaya Ghalib kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

Andi mengatakan pihaknya telah meminta keterangan kepada RZ, yang menjadi korban dalam kejadian itu. Aksi percobaan begal itu terekam kamera yang dipasang di motor RZ dan kemudian viral di media sosial.

"Yang bersangkutan menggunakan sepeda motor, terus direkam sama camera action-nya dan diikuti oleh dua orang dan akan dicabut kuncinya, namun tidak berhasil saat itu, terekam oleh kamera yang dimilikinya," kata Andi.



Andi mengatakan polisi sudah berusaha menghubungi RZ setelah video itu viral. RZ kemudian diminta membuat laporan ke Polres Jakarta Selatan.

"Kami lihat di vlog itu akhirnya kami coba hubungi korban. Kami coba hubungi juga dari beberapa teman terdekatnya di akun itu. Akhirnya kami bisa hubungi (RZ). Akhirnya yang bersangkutan bersedia melaporkan, kita arahkan ke sini (Polres Jaksel) untuk melaporkan kejadian yang dialaminya pada dua hari lalu, malam hari," jelas Andi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara itu, para pelaku gagal merampas motor korban.

"Itu kejadiannya dini hari, ya pukul 02.00 WIB dan kejadiannya cukup cepat. Setelah itu (korban) melaju hingga perempatan Palmerah, si pelaku sekitar 5 orang itu sudah tidak ada," tuturnya.

Polisi saat ini masih mendalami kejadian itu. Polisi juga masih berupaya mencari saksi-saksi lain.

"Sementara ini memang tidak ada saksi yang melihat pada kejadian saat itu selain korban sendiri. Tapi kita akan berusaha menyelidiki dan mengungkap pelakunya," sambungnya.



(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed