DetikNews
2019/05/16 03:05:35 WIB

Round-Up

BPN Tarik Saksi, KPU Tetap Lanjut Rekapitulasi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
BPN Tarik Saksi, KPU Tetap Lanjut Rekapitulasi Ilustrasi rekapitulasi KPU (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan akan menarik para saksi penghitungan suara di Pemilu 2019 dari tingkat kabupaten/kota hingga KPU pusat. Sikap ini diambil karena BPN Prabowo menuding ada kecurangan di Pemilu 2019.

"Per hari ini diumumkan demikian. Dengan demikian, seluruh saksi yang sekarang berada baik di KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang sekarang masih ada proses kami rencanakan dan kami perintahkan untuk ditarik," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, seusai simposium nasional tentang klaim kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5) kemarin.

Dalam acara simposium itu, berdasarkan hasil penghitungan C1 dari 444.976 TPS (54,91 persen) per 14 Mei pukul 12.28 WIB, BPN mengklaim Prabowo-Sandi menang dengan persentase 54,24 persen. Sementara Jokowi-Ma'ruf meraup 44,14 persen.


Terkait hal ini, capres Prabowo pun sempat menyampaikan penolakan terhadap hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dianggapnya curang. Namun dia menyatakan masih menaruh harapan kepada KPU.

"Kami masih menaruh harapan kepadamu (KPU). Tapi sikap saya yang jelas saya akan menolak hasil penghitungan pemilu. Hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo di lokasi yang sama.

Pihak penyelenggara pemilu--KPU dan Bawaslu--meminta protes disampaikan dalam rekapitulasi. Pada kesempatan tersebut, nantinya data dari saksi dan dari KPU akan dicocokkan.


"Ya mumpung ini rekapitulasi, buka-bukaan di sini saja. Karena di sini kan forum rekapitulasi, semua saksi hadir. Jadi tidak hanya di-crosscheck dengan datanya KPU, tapi juga di-crosscheck dengan data yang dipegang masing-masih partai pemilu, baik dari parpol maupun pasangan capres-cawapres," ucap komisioner KPU Hasyim Asy'ari kepada wartawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed