DetikNews
Jumat 10 Mei 2019, 13:14 WIB

Bantuan Perahu Belum Turun, Nelayan Korban Tsunami Palu Keluhkan Pemkot

Tim detikcom - detikNews
Bantuan Perahu Belum Turun, Nelayan Korban Tsunami Palu Keluhkan Pemkot Palu setelah diterjang tsunami. (Pradita Utama/detikcom)
Palu - Ratusan nelayan korban tsunami di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Sulteng, belum mendapat bantuan perahu. Para nelayan mengeluhkan Pemkot Palu yang tak mencairkan bantuan tersebut.

"Keluarga saya semua nelayan. Bahkan mereka tidur di laut (di atas perahu) tapi tidak dapat bantuan perahu dan alat tangkap. Sementara yang bukan nelayan dapat bantuan perahu," kata salah satu nelayan, Kambecce, ketika ditemui di lapak dagangan ikannya di depan Masjid Terapung Palu, Jumat (10/5/2019).



Senada dengan Kambecce, nelayan lainnya, Sadin, merasakan hal serupa. Dia merasa diperlakukan tidak adil oleh oknum-oknum yang mengurus pendataan penerima bantuan perahu dan mesin perahu serta alat tangkap dari Pemerintah Kota Palu. Dia makin kesal karena bantuan itu diterima oleh orang-orang yang tidak berpropfesi sebagai nelayan.

"Masa ada yang pekerjaannya tukang batu dikasih bantuan perahu lengkap dengan mesin perahu dan alat tangkapnya. Saya dan bapakku nelayan. Bapak saya yang tergabung di dalam kelompok nelayan malah tidak mendapat bantuan," keluh Sadin, yang dilansir Antara.

Yang paling dia sesali adalah ulah oknum dalam kelompok nelayan yang dipercayakan oleh Pemkot Palu untuk mendata nelayan-nelayan yang kehilangan perahu yang akan menerima bantuan yang tidak memasukkan namanya dan nelayan lain.

"Padahal bapak saya sudah didata tapi malah dihapus dan malah yang tidak tergabung dalam kelompok nelayan yang dikasih bantuan. Bagaimana ini?" ucap Sadin dengan nada heran.



Yang membuat dia makin kesal, tidak sedikit nelayan dan korban tsunami yang bukan nelayan yang sudah mendapat bantuan perahu beserta perlengkapan melaut malah mendapat bantuan perahu lagi. Dia berharap pemerintah daerah dapat peduli terhadap persoalan tersebut dan dapat memberikan bantuan secara merata dan sesuai dengan peruntukannya.

"Di sini ada ratusan nelayan. Asli nelayan yang kehilangan perahu, mesin dan alat tangkapnya saat tsunami tapi belum semua mendapat bantuan termasuk saya," ucap Sadin.


Simak Juga 'Dermaga Mangkrak 6 Tahun, Nelayan Curhat ke Luhut':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed