detikNews
Kamis 09 Mei 2019, 16:27 WIB

Karyawan Sebut Terduga Teroris Rafli Punya 4 Toko Ponsel di Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Karyawan Sebut Terduga Teroris Rafli Punya 4 Toko Ponsel di Bekasi Foto: Agung Pambudhy
Bekasi - Mabes Polri menyebut terduga teroris Rafli alias EY merupakan penyandang dana jaringan teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Rafli sendiri memiliki 4 toko handphone di Bekasi.

Hal itu diungkapkan oleh karyawan Rafli, Arif (19) di Jalan Mukhtar Tabrani, Kota Bekasi. Menurutnya, selain di lokasi tersebut, Rafli juga punya toko handphone di lokasi lain.

"Ada 4 toko, wilayah Pondok Ungu Permai, Candrabaga, Taman Harapan Baru, sama ini (di Jalan KH Muchtar Tabrani). Saya juga suka dipindah-pindah (cabang)," kata Arif kepada wartawan di lokasi, Kamis (9/5/2019).

Arif bekerja di toko itu bersama tiga orang lainnya. Dia mengaku para karyawan tidak pernah mengetahui barang-barang yang disimpan di dalam loker di toko berisi bahan peledak.

"Loker nggak bisa ngecek karena karyawan punya loker masing-masing. Karyawan nggak ada yang tahu kalau ada barang (bahan peledak) di situ. Kita kurang tahu juga sih nggak pernah ngecek terkunci atau enggak (lokernya)," tuturnya.



Di dalam toko terdapat 34 loker. Akan tetapi, para karyawan tidak ada yang bisa membuka loker terseburt

"Akses ke loker itu nggak ada yang tahu, kita nggak ada yang tahu kalau isinya itu (bom). Di toko nggak ada ruang khusus sih," tambahnya.

Menurutnya, Rafli jarang datang ke toko dan hanya mengawasi lewat rekaman CCTV. Rafli hanya datang ke toko selama seminggu sekali.

"Terkahir ketemu 2 atau 3 hari yang lalu, dia cuma nyuruh doang terus pergi lagi. Nggak pernah nyuruh-nyuruh (berlebihan) sih, cuma packaging (aksesoris) aja," tuturnya.

Sebelumnya, Densus 88 Polri menggeledah 'Wanky Cell' pada Rabu (8/5) kemarin. Di sana ditemukan dua buah bom dan bahan kimia serta serbuk yang diduga mengandung bahan peledak.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed