"Kalau urusan reshuffle ya presiden ya. Kita belum melihat apa yang disampaikan presiden. Kan nanti ada rapat paripurna kabinet, evaluasi tentang kinerja. Sepanjang pengetahuan kita ya masih berjalan normal. Kalau diperlukan ya presiden yang paling paham," kata Wakil Ketua Fraksi PKB Marwan Dasopang di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/5/2019).
Isu reshuffle kabinet ini muncul usai sejumlah menteri ikut terseret dalam proses hukum di KPK. Marwan menyatakan presiden akan mengambil langkah jika menyangkut kasus hukum.
"Ya kalah sudah ada proses hukum ya tentu presiden akan mengambil langkah-langkah. Hukumnya kita lihat dulu seperti apa. Hari ini memang ada menteri yang dipanggil sebagai saksi atau menjadi tersangka, ya nanti kita lihat. Nanti presiden akan mengambil langkah bila itu menyangkut kasus hukum. Saya kira itu," tutur Marwan.
Sebelumnya, kabar reshuffle kabinet menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menguat pasca Pilpres 2019. Pihak Istana menyebut, kemungkinan Jokowi mereshuffle kabinet setelah Idul Fitri.
"Kalau sampai lebaran saya kira tidak ada. Saya tidak tahu setelah lebaran, kemungkinan itu bisa saja," ujar Staf Khusus Presiden, Johan Budi SP di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).
Johan mengatakan para menteri yang terseret proses hukum di KPK juga sudah dipanggil Jokowi.
"Apakah Pak Presiden sudah memanggil menteri yang sudah atau sedang diperiksa KPK, saya kira itu pasti sudah dilakukan Pak Presiden. Pasti Pak Presiden meminta penjelasan yang bersangkutan kenapa diperiksa oleh KPK," ujar Johan. (azr/rvk)











































