DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 10:35 WIB

Belum Bisa Klarifikasi, Rektor UIN Suska: UAS Cuti Belajar ke Sudan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Belum Bisa Klarifikasi, Rektor UIN Suska: UAS Cuti Belajar ke Sudan Foto: Ustaz Abdul Somad saat bertemu Prabowo Subianto. (Tangkapan layar video Youtube Indonesia AdilMakmur).
Jakarta - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) mengaku belum bisa mengklarifikasi Ustaz Abdul Somad (UAS) karena sebagai PNS diduga mendukung Paslon Presiden Prabowo-Sandiaga Uno. Klarifikasi ini diminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui surat yang dilayangkan ke rektor.

"Iya benar, KASN memberikan surat ke kita untuk memberikan klarifikasi ke Pak Somad. Klarifikasi ya, bukan teguran. Kalau teguran berarti beliau sudah menerima sanksi. Ini hanya disuruh klarifikasi," kata Rektor UIN Suska, Prof Akhmad Mujahidin dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (8/5/2019).


Akhmad menjelaskan UAS saat ini berstatus cuti belajar. Secara resmi, pihak UIN Suska memberikan izin belajar untuk program doktor kepada UAS.

Izin belajar ini diberikan kepada UAS pada 13 Agustus 2018. Status izin belajar ini juga sudah mendapat izin dari Kementerian Agama yang diteken Sekretaris Jenderal, Nur Hasyim.

"Beliau (UAS) mengikuti pendidikan program doktor (S3) konsentrasi Al-Sunnah wa Ulumul Hadist di Omdurman Islamic University, Khartoun Sudan," kata Akhmad.

Sehingga, sampai saat ini pihak UIN Suska Pekanbaru belum bisa melakukan klarifikasi terhadap UAS. "Kita tidak tahu keberadaannya di mana, WA-nya tidak aktif. Kita diminta melakukan klarifikasi selama 14 hari terhitung surat dari KASN kita terima 2 Mei," kata Akhmad.


Selama UAS tugas belajar, dalam surat keterangan izinnya, mendapat sponsor sepenuhnya dari Yayasan Tafaqquh Study Club Pekanbaru. Masa tugas belajar diberikan waktu selama 6 semester terhitung tahun ajaran 2018/2019 sampai dengan 2020/2021.

"Selama mengikuti program tugas belajar beliau dibebaskan sementara dari jabatan fungsional dengan tetap memperoleh hak sebagai aparatur sipil negara. Dan tetap melaporkan tugas belajar kepada Menteri Agama," kata Akhmad.

KASN sebelumnya meminta UIN Suska menegur sang dosen, Ustaz Abdul Somad (UAS). Permintaan itu lantaran UAS sebagai ASN diduga berpihak kepada paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Dalam surat yang dilayangkan dengan perihal 'Netralitas Aparatur Sipil Negara', KASN meminta UIN Suska meminta klarifikasi kepada UAS perihal dialognya dengan capres Prabowo dalam tayangan yang disiarkan salah satu televisi. Menurut KASN, dalam tayangan itu, ada tafsiran, bahwa UAS berpihak pada Prabowo.


Tonton juga video Siapakah 'Setan Gundul' yang Menyesatkan Prabowo?:

[Gambas:Video 20detik]


(cha/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed