DetikNews
2019/05/08 03:25:54 WIB

Round-Up

FPI Menyoal Petisi Viral

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
FPI Menyoal Petisi Viral Foto ilustrasi: Pria berseragam FPI. (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) menanggapi munculnya petisi penghentian izin lima tahunannya. Ormas yang bermarkas di Petamburan Jakarta ini menyoal petisi itu sebagai wujud ketidaksukaan terhadap pihaknya.

Muncul petisi daring (online) diberi judul 'Stop Ijin FPI' pada Minggu (5/5/2019) yang dibikin Ira Bisyir. Petisi itu ditujukan ke Menteri Dalam Negeri. Petisi ini mengajak orang-orang untuk menolak perpajangan izin FPI yang akan segera berakhir.

"Mengingat akan berakhirnya ijin organisasi FPI di Indonesia,mari kita bersama-sama menolak perpanjangan ijin mereka.Karena organisasi tersebut adalah Merupakan kelompok Radikal, pendukung kekerasan dan pendukung HTI," demikian tulis pembuat petisi.



Memang benar izin FPI sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) akan segera habis. Dilihat dari situs resmi Kemendagri, izin ormas FPI ditandai dengan nomor Surat Keterangan Terdaftar (SKT) 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014. Tanggal berlaku SKT FPI tertanggal dari 20 Juni 2014 sampai 20 Juni 2019.

Terkait hal ini, juru bicara FPI, Slamet Maarif menilai petisi tersebut dibuat oleh pihak yang tak suka pada FPI. Namun terkait izin yang akan habis, Slamet mengatakan pihaknya akan segera mengurus ke Kemendagri.

FPI Menyoal Petisi ViralSlamet Ma'arif (Andhika Prasetia/detikcom)

"Itu pendaftaran dan kami akan daftar kembali sesuai UU. Mereka suruh baca yang bener jangan suka jadi provokator lah. Kami akan daftar kembali sesuai UU yang ada," tutur Slamet saat dimintai konfirmasi.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed