DetikNews
Selasa 07 Mei 2019, 17:12 WIB

Hampir Semua Nilai UNBK 2019 Naik, MA Ungguli SMA-SMK di Pelajaran Bahasa

Matius Alfons - detikNews
Hampir Semua Nilai UNBK 2019 Naik, MA Ungguli SMA-SMK di Pelajaran Bahasa Kemendikbud merilisi hasil UNBK 2019 tingkat SMA (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat UNBK 2019 tingkat SMA sederajat diikuti 8,3 juta siswa. Hasilnya nilai seluruh mata pelajaran di SMA, SMK, dan Madrasah mengalami peningkatan.

"Hampir semua mata pelajaran naik, trennya dibanding tahun lalu presentasinya naik," kata Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Toto Suprayitno, dalam konferensi pers di Kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019).


Toto memaparkan, di tingkat SMA semua mata pelajaran mengalami kenaikan nilai kecuali mata pelajaran kimia. Sementara jurusan IPS dan Bahasa seluruhnya naik.

"SMA itu penurunan di mata pelajaran kimia, sedikit turun, itu turunnya 0,22 poin, untuk IPS mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika IPS, antropologi, sosiologi semua menunjukkan kenaikan. Demikian juga untuk bahasa. SMA hanya kimia (yang alami penurunan)," paparnya.

Setelah itu, Toto menjelaskan SMK juga mengalami peningkatan nilai di seluruh mata pelajaran dengan rata-rata kenaikan 1,5 poin. Hal ini sebut Toto merupakan starting point yang baik untuk keberlangsungan UNBK selanjutnya.


Foto: Matius Alfons/detikcom

"Ini saya kira tanda yang perlu disyukuri, tahun ini menunjukkan kenaikan sedikit. Itu hal baik, starting point yang baik mulai naik. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi," ungkapnya.

Kemudian Toto menjelaskan Madrasah Aliyah (MA) alami kenaikan di seluruh mata pelajaran namun lebih rendah dari SMA dan SMK. Menurutnya Madrasah justru memiliki keunggulan di bidang bahasa dibandingkan SMA dan SMK.

"Nah yang amazing ini di bahasa asing alami peningkatan luar biasa untuk jurusan bahasa. MA kekuatannya lebih di bahasa, di IPA semua pelajaran lebih rendah dibanding SMA, di IPS juga demikian, di bidang bahasa MA tampak memiliki keunggulan," ucapnya.


Selain itu, Toto juga memantau dari segi disparitas gender antara siswa dan siswi SMA, SMK, dan MA. Menurutnya para siswa unggul pada nilai matematika dan siswi unggul pada nilai bahasa.

"Kemudian perbedaan disparitasi gender. Ternyata anak perempuan lebih unggul di bahasa Indonesia, tapi ketika matematika ini perempuan sedikit menurun dan didominasi laki-laki. Tampaknya di bahasa, wanita memiliki advantage yang lebih dari laki-laki," sebutnya.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed