Ini 3 Tuntutan Mahasiswa Universitas Jember di Kasus Dosen Cabul

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 02 Mei 2019 15:04 WIB
Foto: Demo mahasiswa Universitas Jember (yakub/detikcom)
Jember - Mahasiswa dari FIB Universitas Jember (Unej) demo mendesak pihak Rektorat Unej untuk menyelesaikan persoalan kasus dosen cabul. Selain itu, para mahasiswa tersebut juga meminta pihak kampus untuk membuat regulasi yang jelas terkait tindakan asusila yang terjadi di Unej. Hal itu agar keberadaan predator seksual tidak lagi ada di wilayah pendidikan Unej.

"Kita mendorong civitas akademika, dan pemangku jabatan untuk mengusut tuntas kasus pelecehan seksual tersebut. Di mana korbannya berinisial Ruri dan Binar itu," kata negosiator Aksi Nurhayati di sela-sela demo di kampus Unej, Kamis (2/4/2019).

Para korban ini mengalami pelecehan seksual di lingkungan kampus. "Sehingga kita berharap pengusutan tuntas, agar tidak berlarut-larut. Karena sudah berbulan-bulan (hampir setahun), persoalan ini belum ada hasil dari Kemenristek," sambungnya.

Kemudian pihaknya berharap, lanjut Nurhayati, ada regulasi yang mengatur terkait adanya tindak pelecehan seksual ini. "Dengan adanya regulasi menjadi langkah preventif untuk kita mencegah tindakan dan kekerasan seksual selanjutnya. Karena hal ini memprihatinkan di dunia civitas akademik, malah menjadi sarang predator seksual," ungkapnya.

Kemudian yang ketiga pihaknya berharap ada langkah teknis adanua posko pengaduan. "Sehingga jika ada kasus serupa, tahu harus mengadukan kepada siapa, dan ada perlindungan dan untuk mengawal," tandasnya.

(asp/asp)