DetikNews
Rabu 01 Mei 2019, 14:59 WIB

Pembangunan Restoran 5 Lantai di Eks TKP Bom Bali Ditunda

Aditya Mardiastuti - detikNews
Pembangunan Restoran 5 Lantai di Eks TKP Bom Bali Ditunda Lahan eks TKP Bom Bali (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta - Rencana pembangunan di lahan eks Sari Club, Kuta, Bali yang merupakan bekas TKP bom Bali menjadi restoran lima lantai ditunda. Penundaan ini terkait proses negosiasi antara Bali Peace Park Association (BPPA) dengan pihak pemilik pekan depan.

"Ditunda, masih ada negosiasi antara pemilik dengan Bali Peace Park. Minggu depan mereka ketemu karena masih ada pembicaraan dulu," kata salah seorang mediator, Made Badra saat dihubungi via telepon, Rabu (1/5/2019).



Peletakan batu pertama di lokasi eks Bom Bali 2002 itu direncanakan hari ini. Made mengatakan proses negosiasi itu bakal membahas tentang kesepakatan harga jual-beli antara pemilik dengan BPPA.

"Kesepakatan antara jual beli harga dan sebagainya, kalau sudah ada sepakat ya sudah jadi. Kalau belum lihat perkembangan lebih lanjut dari pemilik. Ditunda sampai Senin (6/5)," tuturnya.

Sebelumnya, pemilik tanah Lila Tania mengatakan rencana pembangunan di lokasi itu bakal tetap jalan terus. Meski begitu dia masih membuka peluang untuk diskusi.

"Kalaupun mau dibeli silakan, mau disewa gedungnya silakan. Kalau dibeli semua silakan, tapi harganya yang wajar, sampai detik ini negosiasi masih berlangsung, kita juga tetep welcome. Intinya positiflah kita nggak bicara macam-macam, intinya damai," tutur Tania saat jumpa pers di kawasan Legian, Kuta, Badung, Bali, Senin (29/4).



Sebelumnya diberitakan, terbitnya IMB ke PT Hotel Cianjur Asri (Tjia Tjat Tjoy Woen) dengan peruntukkan restoran membuat PM Australia, Scott Morrison kesal. Dalam postingan di akun medsosnya hari Kamis (25/4), PM Morrison menyatakan Pemerintah Australia sebenarnya telah memberikan dana bagi pembangunan Taman Perdamaian di lokasi bekas Sari Club ini.

"Konsul Jenderal kami di Bali telah bekerja keras untuk menyelesaikan permasalahan ini," kata PM Morrison.
(ams/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed