Kapitra: Sumbar Provinsi Garis Keras Secara Agama, Tak Usah Malu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 01 Mei 2019 14:51 WIB
Kapitra Ampera (Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Kapitra Ampera mendukung pernyataan Mahfud Md terkait provinsi garis keras. Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dinilai garis keras secara agama.

"Sumbar adalah provinsi garis keras secara agama, itu betul. Lihat dalam perspektif kebudayaan yang menyatakan 'adat bersandi syarak (syariah), syarak bersandi kitabullah (Al-Quran)," kata Kapitra Ampera kepada wartawan, Rabu (1/5/2019).


Menurut Kapitra, ungkapan adat tersebut artinya kebudayaan orang Sumbar adalah Alquran, mereka kokoh dengan prinsip tersebut.

"Pertempuran Padri juga dilatarbelakangi karena menegakkan syariat Islam yang dipelopori oleh Tuanku Imam Bonjol," kata Kapitra yang berdarah Minang itu.

Jadi kalau Sumbar dinyatakan provinsi garis keras dalam menegakkan agama Islam, kata Kapitra, itu tidak bisa terbantahkan.


"Makanya jika ada isu yang berbau agama atau anti-Islam, maka orang Sumbar akan sangat cepat tersulut, itu realitas, jadi tidak usah malu mengakuinya," kata Kapitra caleg PDIP itu.

"Jokowi kalah di Sumbar karena isu agama. Jokowi dianggap pendukung penista agama. Itu dikembangkan di masyarakat Sumbar sehingga orang Sumbar tidak mau pilih Jokowi," sebut Kapitra.


Tonton juga video Jokowi Sebut Ada 3 Kandidat Ibu Kota Baru:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)