"Ini gesekan sesama mahasiswa sehubungan dengan adanya pemilihan ketua HMJ. Yang terpilih adalah orang dari Luwu, kemudian yang tidak terpilih melakukan aksi seperti tidak terima hingga terjadi bentrok di depan kampus," ujar Kapolsek Rappocini Kompol Edhy Supriyadi, Selasa (30/4/2019) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua kelompok itu melakukan penyerangan dengan menggunakan anak panah, batu, dan alat tumpul lainnya. Kejadian itu juga berimbas terhadap kemacetan di jalan raya.
"Menyebabkan arus lalu lintas tersendat dari arah (Kabupaten) Gowa ke Makassar dan sebaliknya, karena lemparan batu dari dalam kampus," sebut Kompol Edhy.
Bentrokan bisa dihentikan setelah tim dari Polrestabes Makassar dan Polsek Rappocini mendatangi lokasi. Selain itu, polisi melakukan penyisiran ke dalam kampus dan menyita alat-alat yang digunakan mahasiswa saat tawuran.
"Ada kami sita tadi sejumlah barang bukti berupa anak panah busur," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Iqbal Usman secara terpisah. (knv/idn)











































