detikNews
Selasa 30 April 2019, 17:22 WIB

Pemilik Rumah yang Roboh di Johar Baru Ditetapkan sebagai Tersangka

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Pemilik Rumah yang Roboh di Johar Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Rumah roboh di Tanah Tinggi, Jakarta. (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Polisi menetapkan satu tersangka terkait insiden robohnya rumah di Johar Baru, Jakarta Pusat. Tersangka adalah pemilik bangunan tersebut.

"Pemilik bangunan inisial M ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (30/4/2019).

Harry mengatakan saat ini M sedang menjalani pemeriksaan dan ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Dimintai konfirmasi terpisah, Wakapolres Jakpus AKBP Arie Ardian menyebut M ditetapkan sebagai tersangka karena lalai dalam membangun suatu bangunan dan mengakibatkan orang lain meninggal dunia.



M disebutnya sedang membuat bangunan kos-kosan setinggi 3 lantai di daerah tersebut. M belum mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB), tapi dia tetap meneruskan pembangunan rumah tersebut.

"Ditetapkan tersangka ya karena memang ada kelalaian di sana. Sudah diingatkan oleh Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta dan sudah disegel supaya tidak melanjutkan kegiatan tapi tetap dilanjutkan," ungkap Arie.

Atas perbuatannya itu, M disangkakan Pasal 359 dan 360 KUHP. M terancam hukuman 5 tahun penjara.

Diketahui, rumah Nomor 43 di Jalan Pulo Gundul RT 04 RW 10, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, tiba-tiba roboh pada Jumat (26/4), pukul 10.30 WIB. Insiden itu menewaskan tiga orang serta melukai 10 orang lainnya.


(sam/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com