DetikNews
Selasa 30 April 2019, 15:53 WIB

Walkot Jambi Larang Warga Merokok di Tempat Umum saat Bulan Puasa

Ferdi Almunanda - detikNews
Walkot Jambi Larang Warga Merokok di Tempat Umum saat Bulan Puasa ilustrasi (Foto: M Reza Sulaiman)
Jambi - Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengeluarkan surat edaran untuk menutup sejumlah tempat hiburan di Kota Jambi selama bulan Ramadan. Warga juga dilarang merokok di tempat umum di Kota Jambi.

Selain memberikan surat edaran menutup semua tempat hiburan malam, Wali Kota Fasha juga memberikan peringatan bagi para pelaku usaha seperti restoran atau tempat berjualan makanan agar memasang tirai selama di bulan puasa. Di surat edaran itu pula Wali Kota Fasha juga melarang masyarakatnya agar tidak merokok ditempat umum di bulan puasa nanti.



"Kalau ada masyarakat yang kedapatan merokok ditempat umum selama puasa nanti maka kita akan berikan sanksi moril kepada mereka. Karena kita tahu larangan ini sifatnya etika buat menghormati masyarakat yang sedang berpuasa nanti,'' kata Kabag Humas Pemkot Jambi, Abu Bakar kepada detikcom, Selasa (30/4/2019).

Sementara sebagai bentuk agar surat edaran itu berjalan sesuai harapan, Pemkot Jambi menerjunkan seluruh petugas Satpol PP untuk memonitoring tempat-tempat seperti rumah makan maupun tempat hiburan malam serta memonitor masyarakat yang kedapatan merokok ditempat umum. Surat edaran itu bernomor, 451/622/ Kesra

Tidak hanya itu pula, di edaran itu Wali Kota Fasha juga meminta seluruh pusat perbelanjaan seperti mall dan swalayan maupun mini market di Kota Jambi untuk tidak melarang karyawannya dalam menggunakan pakaian muslim maupun berhijab dalam menutupi aurat mereka. Jika nanti Pemkot Jambi menerima laporan atas larangan itu, maka Pemkot Jambi tidak segan-segan memberikan sangsi keras bagi perusahaan pemilik pusat perbelanjaan tersebut.



"Itu upaya kita sebagai bentuk saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. Jadi jangan ada larangan gunakan pakaian muslim maupun hijab itu. Dan untuk sangsi seperti tempat hiburan malam baik klub malam, tempat karaoke maupun restoran lalu rumah makan yang melanggar maka jelas sangsi mulai administrasi sampai menutup tempat usaha mereka,'' ujar Abu Bakar.

Ia pun menegaskan bahwa masyarakat harus dapat mematuhi serta memahami surat edaran yang diberikan oleh Wali Kota Jambi tersebut. Surat edaran itu akan berlaku selama H-3 puasa hingga akhir puasa demi menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah Ramadan nantinya.

Berikut himbauan yang tertera dalam surat edaran yang bakal diberlakukan selama ramadhan nanti oleh Pemerintah Kota Jambi :

1. Kepada pemilik tempat hiburan umum seperti Bar, Diskotik, tempat Karaoke dan Panti Pijat untuk menutupnya selama bulan suci ramadhan terhitung H-3 (3 hari sebelum puasa) dan dibuka H+3 (3 hari sesudah hari raya idul fitri).

2. Kepada seluruh masyarakat Kota Jambi untuk tidak makan, minum dan merokok di tempat umum pada siang hari. Serta untuk warung nasi dan rumah makan/restoran agar memasang tirai, guna menutupi sebagian tempat usahanya.

3. Kepada seluruh pemilik pusat perbelanjaan seperti Mall, Supermarket, dan Mini Market tidak melarang karyawan/karyawati muslim dan muslimah, untuk menggunakan pakaian sesuai dengan keyakinan dan agamanya, yakni menutup aurat.


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed