DetikNews
Senin 29 April 2019, 13:08 WIB

12.000 Pengungsi Banjir Bengkulu Butuh Tenda hingga Air Bersih

Idham Kholid - detikNews
12.000 Pengungsi Banjir Bengkulu Butuh Tenda hingga Air Bersih Foto: Banjir Bengkulu. (Dok BNPB)
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 12.000 warga mengungsi akibat banjir di Provinsi Bengkulu. Salah satu kebutuhan mendesak warga adalah tenda pengungsian.

"Dampak bencana lain adalah 12.000 jiwa mengungsi dan 13.000 jiwa terdampak. Ternak mati terdapat sapi 106 ekor, kambing/domba 101 ekor, dan kerbau 4 ekor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Senin (29/4/2019).


Sutopo mengatakan data ini per pukul 08.00 WIB hari ini. Selain itu, sejumlah bangunan rusak seperti 184 rumah, 7 unit fasilitas pendidikan, 40 titik insfrastruktur rusak/terendam yang terdiri dari jalan, jembatan, oprit, gorong-gorong, yang tersebar di 10 kabupaten/kota, dan 9 lokasi sarana prasarana perikanan dan kelautan yang tersebar di 5 kab/Kota.

Sutopo menambahkan banjir sudah surut di sebagian wilayah. Namun, menyisakan lumpur dan sampah yang cukup banyak.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, peralatan bayi, lampu emergency, jembatan bailey, dan pembangunan jalan darurat," ujarnya.

Sutopo menyampaikan korban banjir dan longsor yang menimpa 9 kabupaten/kota di Bengkulu hingga kini tercatat 29 orang meninggal dunia, 13 orang hilang, 2 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan. Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu 22 orang meninggal.


Korban meninggal akibat tanah longsor yang terjadi di kaki Gunung Bungkuk Kabupaten Bengkulu Tengah. Sementara korban meninggal lainnya terdapat di Kabupaten Kepahiang sebanyak 3 orang, Kabupaten Lebong 1 orang dan Kota Bengkulu 3 orang," ucapnya.

Dari 29 orang meninggal, 28 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Sedangkan 1 jenazah masih dalam proses identifikasi.

Selain itu, sebanyak 13 orang hingga saat ini belum ditemukan. Rinciannya, 1 di Kabupaten Kaur, 2 di Kota Bengkulu, dan 10 di Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban," ujarnya.


Saksikan juga video 'Tinjau Banjir Bengkulu, Kepala BNPB Ingatkan Lingkungan yang Berubah':

[Gambas:Video 20detik]


(idh/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed