Kurang Sosialisasi, Warga Serbu Kantor Pos Minta Subsidi
Sabtu, 01 Okt 2005 10:10 WIB
Surabaya - Setelah diwarnai antrian di SPBU hilang, hari ini Sabtu (1/10/2005), 34 kantor pos se-Surabaya diserbu warga miskin. Maksud kedatangan mereka untuk mencari dana kompensasi BBM sebesar Rp 300 ribu per 3 bulan.Hal ini karena sosialisasi yang diterima warga Surabaya itu kurang. Ribuan warga sudah memenuhi 34 kantor pos yang tersebar di seluruh Surabaya ini sejak pukul 06.30 WIB. Tak luput kantor pos Besar di Jl Kebon Rojo, Surabaya, Jawa Timur, diwarnai antrian panjang hingga nyaris 5 berbanjar sekitar 50 meter. Bahkan, tenda yang disediakan tidak mampu lagi menampung warga yang didominasi kaum hawa itu.Kantor Pos Besar itu menyediakan 5 loket untuk pencairan dana dan 1 loket pengaduan bagi penerima pengaduan yang kartu miskinnya bermasalah. Kantor pos in menangani hingga 16 Kelurahan.Tidak sedikit warga yang sudah antre hampir satu jam, namun ketika berada di depan loket, harus gigit jari.Hal ini karena data-data yang tertera pada kartu itu banyak yang salah.Manajer Bina Mutu layanan Pos 7 Ahamad Rizani menarankan agar kartu yang dalam kondisi rusak itu tetap dimasukkan kedalam plastik mika yang sudah disediakan. "Agar kondisinya tetap utuh tidak merusak tanda di kartu," kata Ahmad yang juga menjabat sebagai ketua tim penyaluran ini.
(ary/)











































