DetikNews
Jumat 26 April 2019, 16:16 WIB

Cegah Korupsi, Menteri Susi Teladani Ibu-ibu Nelayan Pangandaran

Faiq Hidayat - detikNews
Cegah Korupsi, Menteri Susi Teladani Ibu-ibu Nelayan Pangandaran Kegiatan Kartini Antikorupsi di KPK (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menceritakan kisah dari ibu-ibu di lingkungan kampung nelayan Pangandaran, Jawa Barat. Susi menyebut para ibu itu bisa menjadi teladan untuk pencegahan korupsi.

"Saya melihat ibu-ibu di nelayan Pangandaran. Ibu pegang kendali, masyarakat nelayan lebih bagus," ujar Susi dalam acara Kartini Antikorupsi 2019 yang digelar di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Keuangan yang dipegang para ibu itu disebut Susi lebih efisien. Memang kenapa?

"Suami pulang bawa ikan hasil tangkapan, dijual di pasar lalu uang dikasih perempuan," imbuh Susi.

Sebab menurut Susi di beberapa perkampungan nelayan lainnya kerap memperlihatkan para nelayan menggunakan sendiri uang hasil penjualan tangkapan ikan. Uang yang tidak sampai di tangan ibu-ibu itu disebut Susi dilarikan ke kegiatan lain.

"Di Pantura, suami pegang uang, hasil tangkap ikan dijual, pulang main kartu atau dombretan tidak sampai ke rumah uangnya," tutur Susi.




Contoh cerita Susi itu disebutnya didukung pula dengan riset dari World Bank yang menyebut perempuan dapat dipercaya untuk urusan itu. Dia pun menyinggung pula jumlah perempuan yang cukup banyak di pemerintahan saat ini.

"Survei menunjukkan itu. World Bank dalam riset di 153 negara mendapatkan most likely women bisa dipercaya daripada laki-laki, tidak menutup mata kasus korupsi ada wanita tapi presentasi dari laki-laki jauh lebih kecil," kata Susi.

"(Persentase) 30 persen wanita di parlemen juga harus ditambah, memang Pak Jokowi sudah menambah dari pemerintah sebelumnya tapi kalau perlu ditambah 15 wanita," kata Susi yang disambut tawa para tamu undangan.

Dalam acara ini terlihat dua Wakil Ketua KPK yaitu Basaria Pandjaitan dan Laode M Syarif. Tampak pula Ketua PP Muslimat NU Yenny Wahid, Ketua Dharma Pertiwi Nanny Hadi dan organisasi perempuan lainnya.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed