Hanya Pemilik Kartu Kompensasi yang Bisa Belanja di Pasar Murah

Hanya Pemilik Kartu Kompensasi yang Bisa Belanja di Pasar Murah

- detikNews
Jumat, 30 Sep 2005 15:44 WIB
Jakarta - Pasar murah di Silang Monas yang akan dibuka Presiden SBY pukul 16.00 WIB ternyata hanya untuk kalangan tertentu saja. Meski ditujukan untuk kaum papa, mereka yang tidak memiliki kartu kompensasi BBM (KKB) sudah pasti akan ditolak."Khusus untuk orang susah, terutama yang menerima kartu kompensasi BBM," ungkap Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/9/2005).Barang-barang yang dijual di pasar murah tersebut, menurut Sutiyoso, harganya 30 persen lebih murah dari harga normal. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan KKB disarankan tidak membeli barang-barang di pasar tersebut karena akan diawasi oleh aparat keamanan.Ia menambahkan, pasar murah akan digelar selama tiga bulan. Kegiatan itu akan dilakukan dua minggu sekali di lokasi yang mudah diakses oleh masyarakat di lima wilayah DKI.Sutiyoso menyadari, kegiatan tersebut kemungkinan memiliki banyak kekurangan, mengingat instruksi presiden yang ditujukan kepadanya sangat mendadak. Instruksi tersebut disampaikan SBY saat menggelar rapat pada Rabu malam. Namun ia berharap provinsi lain juga mengadakan kegiatan tersebut hingga di tingkat kabupaten. Mengenai berapa banyak barang yang terkumpul, mengingat barang-barang murah tersebut merupakan pemberian pejabat dan pengusaha, Sutiyoso mengaku belum mendatanya. "Saya belum bisa ngecek, kemarin ngomongnya sekarang mau dibuka, hanya satu hari persiapan kita," katanya.Di tempat yang sama, Sekda DKI Jakarta Ritola Tasmaya mengatakan, ada 5.000 rakyat miskin di lima wilayah yang dapat membeli paket di pasar murah. Isi paket tersebut adalah beras 4 kg, gula pasir 1 kg, 10 bungkus mie instan, minyak goreng 1 kg, serta sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, dan handuk, masing-masing satu buah. Paket tersebut bisa dibeli dengan harga Rp 10.000. Padahal harga normalnya adalah Rp 40.000.Sedangkan barang-barang lain seperti mukena, sarung, dan baju koko bisa dibeli dengan harga antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Sementara harga normalnya antara Rp 25.000 hingga Rp 35.000. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini