BPKP Sinyalir Korupsi Setneg Lebih dari Rp 500 juta

BPKP Sinyalir Korupsi Setneg Lebih dari Rp 500 juta

- detikNews
Kamis, 29 Sep 2005 23:08 WIB
Jakarta - Pelaksanaan peringatan 50 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang diselenggarakan pada bulan April 2005 lalu menyisakan aroma tidak sedap. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mensinyalir adanya dugaan korupsi yang dilakukan Sekretariat Negara (Setneg) mencapai Rp 500 juta lebih. "Ini baru penyelidikan, kalau hasil audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) belum tahu. Kita tunggu, tapi kita jalan terus (penyelidikannya)," kata Ketua Timtas Tipikor Hendarman Supandji di Kejaksaan Agung RI, Jl Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2005).Sedangkan kasus yang sedang diteliti oleh BPK menurut Hendarman yaitu berkaitan dengan APBN, aset-aset setneg, dan Gelora Bung Karno yang pengelolaannya pada Setneg. Namun hingga kini audit belum diterima oleh Timtas Tipikor. "Kan hasil audit BPK belum, kalau besok belum juga kan saya tanya," jelas Hendarman. Pada akhir Agustus 2005, anggota Timtas Tipikor yang juga terdiri dari BPKP melakukan audit terhadap kasus setneg, namun baru mencapai Rp 200 juta. Dan pada awal September BPK menjanjikan akan memberikan hasil auditnya kepada timtas tipikor akhir bulan ini. (ton/)


Berita Terkait