DetikNews
2019/04/19 19:03:00 WIB

Round-Up

Ditantang Kubu Jokowi Buka Data Klaim, Dijawab BPN Prabowo soal Saksi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ditantang Kubu Jokowi Buka Data Klaim, Dijawab BPN Prabowo soal Saksi Dok.detikcom/Jokowi dan Prabowo Subianto di panggung debat capres/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kepala Badan Saksi Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan (PDIP) menantang kubu Prabowo Subianto membuka data real count. BPN Prabowo menjawab tantangan dengan menegaskan proses perhitungan dikawal saksi.

"Tadi saya bilang silakan semua diaudit. Supaya klaim kita, klaim yang berdasar. Ingat basisnya harus C1 asli salinan yang diberikan KPPS kepada para saksi," kata Kepala Badan Saksi Pemenangan Pemilu PDIP Arif Wibowo kepada wartawan di kantor DPP PDIP Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019).

Arif menegaskan, masyarakat harus berpikir cerdas soal data penghitungan suara Pilpres 2019. PDIP melakukan real count dengan menginput data ke cabang hingga ditabulasi di markas DPP.





PDIP sebagai pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin merilis hasil hitung TPS per pukul 14.10 WIB, Jumat (19/4) . Data itu diambil dari total 58.656 TPS dengan jumlah suara masuk mencapai 10.691.760. Untuk diketahui jumlah TPS pada pemilu serentak sebanyak 813.350 TPS.

Lembar C1 ditegaskan Arif menjadi dasar perhitungan rekapitulasi suara yang dilakukan tim internal PDIP. Perhitungan suara ini masih berlangsung hingga 22 Mei 2019.

"C1 itulah yang menjadi dasar dalam penghitungan suara di setiap jenjang rekap penghitungan surat suara sampai dengan nanti akan berakhir pada tanggal 22 Mei nanti," katanya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed