DetikNews
Kamis 18 April 2019, 10:18 WIB

Polisi Tahan Pengemudi Arogan Naik ke Kap Mobil di Tol Pancoran

Ibnu Hariyanto - detikNews
Polisi Tahan Pengemudi Arogan Naik ke Kap Mobil di Tol Pancoran Foto: dok.istimewa
Jakarta - Polisi menahan Oloan Nadeak (35), pengemudi Toyota Fortuner yang bersikap arogan kepada pengendara lain di Tol Pancoran, Jakarta Selatan. Oloan ditahan karena aksi 'memanjat' kap mobil pengendara lain menjadi viral di media sosial.

"Sudah ditahan di (Rutan) Polda Metro," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (18/4/2019).

Aksi arogan pelaku ini divideokan oleh korban, Siti Minanda dan dipostingnya di akun Instagram. Videonya itu kemudian menjadi viral di media sosial.

Peristiwa tidak menyenangkan itu dialami langsung oleh Minanda dan suaminya, Ridho Laksamana, pada Senin (15/4) pagi. Saat itu, mobil Honda Brio yang dikemudikan Ridho melaju di lajur 1 Tol Dalam Kota, Pancoran, Jakarta Selatan.



Oloan saat itu hendak menyalip dari bahu jalan untuk ke lajur 1. Namun, karena di depan terlihat sudah ada polisi dan kondisinya tidak memungkinkan, Ridho tidak memberinya jalan.

Alhasil, mobil yang dikemudikan Oloan disetop polisi. Namun, Minanda melihat dari kaca spion, pelaku 'lolos' dari tilang polisi hingga berhasil mengejar mobilnya.

"Itu (kejadian) jam 09.00 WIB itu memang padat banget. Saya ada di lajur kiri (lajur 1). Nah, di samping saya di kiri, di bahu jalan, ada mobil Fortuner. Dia berusaha nyalip dari bahu jalan. Suami saya nggak kasih karena di depan ada polisi," kata Minanda saat dihubungi detikcom, Senin (15/4).

Setelah berhasil menyalip mobilnya, Oloan kemudian memaksa korban untuk turun dari mobil. Oloan sempat menyiam mobil korban dengan air mineral.

Ketika mobil berhenti karena kemacetan, Oloan turun dan menghampiri mobil korban. Oloan memukul-mukul mobil korban hingga akhirnya memanjat ke atas kap mobil korban karena kesal korban tak kunjung keluar dari mobilnya.

Sebelumnya Kanit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Herman Edco mengatakan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal Pengancaman.


(ibh/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed