Demo Tolak BBM di Makassar Pecahkan Kaca Gedung Keuangan
Kamis, 29 Sep 2005 14:57 WIB
Makassar -
Aksi menolak rencana kenaikan harga BBM juga terjadi di Makassar, tempat kelahiran Wakil Presiden Jusuf Kalla. Aksi sempat kisruh hingga memecahkan kaca Gedung Keuangan Negara. .Aksi di Gedung Keuangan Negara, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (29/9/2005) diikuti sekitar 1.500 orang mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Mahasiswa menuntut pemerintah tak menaikkan harga BBM, namun mencari alternatif lain untuk mengatasi defisit anggaran.Salah satu alternatif yang disarankan mahasiswa yakni menaikkan pajak terhadap impor barang-barang mewah. Mahasiswa terlibat aksi dorong-mendorong dengan aparat kepolisian di depan pintu masuk gedung. Mahasiswa dan aparat sempat melakukan negosiasi. Namun di tengah negosiasi itu, sebagian mahasiswa terus merangsek masuk hingga menyebabkan salah satu kaca gedung itu pecah.Mahasiswa akhirnya berhamburan memasuki Gedung Keuangan Negara. Mereka berencana menduduki gedung itu sampai tuntutan dipenuhi. Namun setelah dilakukan negosiasi dengan aparat kepolisian, mahasiswa akhirnya setuju meninggalkan Gedung Keuangan Negara. Sekitar pukul 14.45 WITA mahasiswa membubarkan diri namun mengancam akan melumpuhkan perekonomian Makassar jika tuntutan tak dipenuhi dalam 24 jam.
(iy/)










































