Theodorus mengatakan kabupaten yang distriknya terbanyak belum menyalurkan logistik adalah Kabupaten Dogiay. Di kabupaten tersebut, hanya satu distrik yang sudah menerima logistik, sedangkan 10 distrik lainnya belum menerima.
Di Kabupaten Keerom, satu dari 11 distrik belum menerima logistik pemilu. Distrik lain yang belum menerima logistik tersebar di Biak Numfor, Nabire, Intan Jaya, Paniai, Deiyai, Mimika, Yahukimo, Jayawihata, Tolikara, dan Puncak Jaya.
Theodorus berharap logistik pemilu itu bisa sampai sebelum waktu pencoblosan. Diketahui, jumlah pemilih di Papua tercatat 3.542.544 orang, yang tersebar di 560 distrik dengan jumlah TPS sebanyak 15.250.
"Mudah-mudahan logistik tersebut dapat disalurkan sebelum pencoblosan, Rabu (17/4)," ujar Theodorus seperti dilansir Antara, Selasa (16/4/2019). (knv/zak)











































