Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi mengatakan, KPU tak merelokasi ke-30 TPS yang tempatnya terdampak tsunami tersebut. Meskipun ada warga yang masih tinggal di hunian sementara, mereka katanya tetap pulang ke lokasi terdampak pada siang hari. KPU Pandeglang sendiri menghitung ada 92 orang tewas akibat tsunami yang masuk di DPT.
"TIdak ada relokasi TPS, karena berdasarkan pantauan kita di lapangan pada siang hari mereka tetap di kediaman masing-masing," kata Ahmadi kepada wartawan di Pandeglang, Banten, Selasa (16/4/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar warga di lokasi itu juga sudah mendapatkan formulir C6 atau surat pemanggilan pencoblosan. Sejauh ini, persiapan Pemilu di Pandeglang sudah 98 persen dan tinggal pendirian TPS.
Sebagai catatan, ia melanjutkan bagi daerah yang rawan banjir, TPS diminta didirikan dataran tinggi. Untuk menghindari adanya hujan dan akses yang sulit, TPS juga bisa didirikan di sekolah atau gedung desa.
"Ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terutama hujan supaya logistik bisa diamankan," ujarnya.
Terakhir, ia mengatakan warga di pesisir Pandeglang untuk menggunakan hak pilihnya pada esok hari. Pemerintah sudah menyatakan bahwa wilayah pesisir aman. (bri/rvk)











































